"Bahkan orang yang sudah tenang di alam kuburpun diganggu," kecam lainnya.
Sebagai tempat yang sakral dan peristirahatan terakhir, memang kuburan dianggap menjadi tempat yang sunyi. Tak ada salahnya untuk menjaga ketenangan meski kuburan memang tak dihuni oleh manusia.
Di sisi lain, besar kemungkinan pemuda yang meledakkan petasan hanya mencari sensasi. Meski tak ada larangan untuk membuat kegiatan di kuburan, sebagai manusia seharusnya mengetahui ilmu dasar sosial tersebut.
Memang budaya petasan kertas nyaris ditemui di sejumlah wilayah Jawa Tengah bahkan di Yogyakarta sekalipun. Meski menjadi budaya seharusnya masyarakat bisa lebih peduli dengan lingkungan dan sosial masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya.