Kemudian, permintaan itu ditindaklanjuti Abdullah II dengan meminta Duta Besar Yordania untuk Indonesia Sudqi Al Omoush bertemu Prabowo di Kementerian Pertahanan, pada Kamis (21/3/2024).
Dalam kesempatan itu disampaikan undangan langsung bagi Indonesia dalam partisipasi operasi peluncuran bantuan kemanusiaan ke Gaza via udara.
"Indonesia mengakui persahabatan abadi dengan Yordania karena kedua negara tetap berkomitmen untuk memupuk perdamaian dunia, khususnya di Timur Tengah, dan meningkatkan kerja sama bilateral untuk kemakmuran dan kesejahteraan bersama," ujar Prabowo.
Kerja sama antara TNI AU dengan RJAF pun dijalankan untuk melakukan misi dropping bantuan ke Gaza via udara bersama.
![Kolase foto Prabowo dengan Raja Jordan Abdullah II. [Dok]](https://media.suara.com/pictures/original/2024/04/09/74736-kolase-prabowo-dengan-raja-jordan-abdullah-ii.jpg)
Pengiriman bantuan tersebut diketahui berangkat dari Jakarta, Jumat (29/3/2024) yang diangkut lebih dulu ke Yordania.
Kemudian diterjunkan dari atas ketinggian dengan pesawat Super Hercules C-130.
Untuk diketahui, persahabatan Prabowo dan Abdullah II sudah terjalin lama, sejak Prabowo masih menimba ilmu di Fort Benning, salah satu lembaga pendidikan pasukan khusus militer terbaik di dunia, berlokasi di Amerika Serikat.
Sebagaimana diketahui, Indonesia menjadi salah satu negara yang tetap memperjuangkan kemerdekaan Palestina di seluruh forum Internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan tidak menjalin hubungan diplomatik apapun dengan Israel.
Sebelumnya, pada Rabu (24/1/2024) Jokowi didampingi Prabowo menyerahkan secara simbolis pesawat Super Hercules C-130J-30 kepada TNI AU.
Baca Juga: Dunia Bangkit Bersama, Ramai-ramai Seret Israel Ke Mahkamah Internasional Terkait Genosida Di Gaza
Pesawat ini merupakan yang keempat dari total lima unit yang dipesan oleh Indonesia untuk memperkuat armada angkut matra udara.