"Not halal city artinya gak mau ngikutin kemauannya umat sampah penyembah khayalan ajarannya si cabul Arab pedofilia. Gitu aja sih maksudnya. Mau diharamkan oleh kalian para umat sampah, tidak masalah."
Cuitan dari akun ini pada 2022 membuat publik begitu geram dan meminta aparat kepolisian untuk menyelidiki. Bahkan cuitan dari akun ini direspon oleh eks Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu.
Sama seperti di kasus Arie, netizen pun ramai-ramai mulai menyelidiki sosok di balik pemilik akun tersebut. Hingga sempat diketahui bahwa pemilik akun ini seorang laki-laki yang tampak kenakan atribut PT Pertamina.
Pada foto diduga pemilik akun itu terlihat seorang laki-laki berselfie kenakan helm dengan logo PT Pertamina. Kasus ini kemudian mendapat respon dari pihak Pertamina.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman pada 19 Februari 2022 menjelaskan setelah melakukan penelusuran, bahwa pemilik akun yang menghina agama Islam itu bukan pegawai Pertamina.
"Dan kami tegaskan bahwa yang bersangkutan bukan pegawai Pertamina," ucap Fajriyah seperti dikutip.
Menurutnya pelaku pemilik akun itu menggunakan atribut Pertamina untuk hal-hal tidak semenstinya.
"Yang bersangkutan telah mempergunakan atribut dengan logo Pertamina untuk hal yang tidak semestinya dan tidak untuk dikaitkan dengan hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pertamina," jelasnya.
Baca Juga: Mudik Seru dengan Pertamina Lubricants, Lesehan Dijamu Ketupat Enduro