Hitung-hitungan Ustaz Adi Hidayat Soal Pahala Meraih Kemuliaan Malam Lailatul Qadar

Hairul Alwan Suara.Com
Senin, 01 April 2024 | 18:35 WIB
Hitung-hitungan Ustaz Adi Hidayat Soal Pahala Meraih Kemuliaan Malam Lailatul Qadar
Ustaz Adi Hidayat memberikakan hitung-hitungan pahala malam Lailatul Qadar. [Tangkapan layar TikTok @makna.motivasi]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ustaz Adi Hidayat baru-baru ini memberikan hitung-hitungan ketika kita beramal baik saat malam Lailatul Qadar. Seperti diketahui, malam Lailatul Qadar merupakan malam turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam sebuah video yang beredar di TikTok @makna.motivasi Ustaz Adi Hidayat menyebut sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan malam-malam yang istimewa. Ustaz kondang ini juga menyinggung malam Lailatul Qadar yang ada di 10 malam terakhir Ramadhan.

"10 malam terakhir Ramadan begitu istimewa, seseorang yang mendapatkan malam Al Qadar (Malam Lailatul Qadar) itu artinya dia mendapatkan anugrah tak terkira," kata Ustaz Adi Hidayat dalam video tersebut.

Ustaz yang kerap disapa UAH itu kemudian mengkonversikan malam Lailatul Qadar yang seringkali disebut malam seribu bulan. Ia menyebut siapa saja umat muslim yang mengerjakan amalan kebaikan dinilai melakukannya selama puluhan tahun.

"Semua kegiatan yang dikerjakan dalam bentuk ibadah dilipatgandakan sampai dengan lebih dari seribu bulan bila seribu bulan saja kita konversi, setidaknya ada 85 tahun maka sekali baca alquran satu huruf nilainya sama dengan 85 tahun kita membacakan itu," papar UAH.

"Nun, baru nun saja dapat pahala baca nun selama lebih dari 85 tahun. Maka bagaimana dengan orang yang salat sunnah, bagaimana dengan orang yang istigfar, bagaimana dengan orang yang berdoa, kualitasnya semakin luar biasa," ungkap Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz Adi Hidayat pun menyebut 10 hari terakhir Ramadhan merupakan puncak dari pembuktian semua hasil ibadah di sepuluh hari pertama dan sepuluh hari kedua. UAH kemudian menggambarkan berburu malam Lailatul Qadar dengan nikmatnya berburu makanan.

"Saya sudah gambarkan jika orang merasakan nikmatnya satu makanan, tentu dia akan berburu lebih kuat lagi tentang makanan itu. Kalaupun kita kasih contoh yang sederhana, sepuluh hari pertama diberi kerupuk, sepuluh hari kedua diberi kerupuk, begitu masuk sepuluh hari ketiga bukankah kita sudah menunggu kerupuknya," katanya.

"Apalagi menunya begitu lezat, maka orang-orang yang menikmati sepuluh hari pertama dan kedua dia akan semakin mengencangkan ikat pinggangnya untuk menghidupkan sepuluh hari terakhir, karena ini puncak Ramadan," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ustaz yang memiliki pusat kajian Islam bernama Quantum Akhyar Institute itu juga memberi gambaran soal kemungkinan umat muslim tidak bertemu dengan Ramadan tahun depan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Besarnya Pahala Malam Lailatul Qadar, Yakin Mau Melewatkannya?
Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Besarnya Pahala Malam Lailatul Qadar, Yakin Mau Melewatkannya?
Lagi Viral soal Hukum Musik, Ustaz Adi Hidayat Rupanya Satu Almamater dengan Ustaz Solmed
Lagi Viral soal Hukum Musik, Ustaz Adi Hidayat Rupanya Satu Almamater dengan Ustaz Solmed
Hati-Hati Hadis Palsu soal Amalan Nisfu Syaban Menurut Ustaz Adi Hidayat
Hati-Hati Hadis Palsu soal Amalan Nisfu Syaban Menurut Ustaz Adi Hidayat
Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
Pendidikan Ustaz Adi Hidayat, Komentarnya Soal Gus Miftah Hina Penjual Es Dipuji Bijak
Pendidikan Ustaz Adi Hidayat, Komentarnya Soal Gus Miftah Hina Penjual Es Dipuji Bijak

TERKINI