"Tes kami. Datangkan 100 truk lagi setiap hari ke Kerem Shalom dan kami akan mengizinkannya," kata Levy.
Terkait skors yang dialaminya, Levy mengatakan dalam sebuah wawancara dengan The Times of Israel bahwa tidak percaya dengan skorsing terhadap dirinya.
"Sulit untuk percaya."
"Sebenarnya berkaitan dengan cuitan David Cameron, padahal saya mencuitkan soal kebijakan dan fakta pemerintah," katanya.
"Saya tentu saja berpikir bahwa salah satu pelajaran yang harus dipetik untuk perang selanjutnya– ya Tuhan, tidak akan ada perang berikutnya- adalah memperbaiki respons kami terhadap komunikasi krisis." (Antara)