Neraka 42 Menit di Langit Jakarta

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Minggu, 24 Maret 2024 | 04:10 WIB
Neraka 42 Menit di Langit Jakarta
Ilustrasi pesawat. Kisah pesawat British Airways yang berhasil selamat dari maut di langit Jakarta. [Ist]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - "Jakarta, Jakarta, mayday, mayday, Speedbird 9. Kami kehilangan keempat mesin," suara panik Kapten Eric Moody meluncur di radio dalam penerbangan pesawat British Airways 747, pada 24 Juni 1982.

Malam itu tanpa temaram sinar bulan, adalah malam paling mencekam yang dialami 247 penumpang dan 15 kru pesawat British Airways 747 yang terbang dari Kuala Lumpur, Malaysia menuju Perth, Australia. 

Pesawat yang mereka tumpangi kehilangan daya gerak akibat empat mesinnya mati mendadak. Posisi pesawat berada di langit Jakarta.

Matinya mesin diakibatkan tersumbat abu vulkanik yang menyembur dari Gunung Galunggung. Ya pada malam itu Gunung Galunggung meletus. 

Abu panasnya membuat pesawat British Airways kehilangan kendali. Keempat mesin jet menyala putih, menyemburkan api, dan berhenti.

Pertunjukan api St Elmo yang paling intens, suatu bentuk listrik atmosfer yang bersinar biru, menari-nari di kaca depan pesawat.

Para penumpang yang belum sadar apa yang sedang terjadi awalnya merasa kagum melihat pertunjukan kilatan cahaya aneh itu. 

Baru setelah Kapten Eric Moody memberikan pengumuman semuanya sadar: Hidup mereka berada di ujung tanduk. 

“Hadirin sekalian, ini kapten Anda yang berbicara. Kami punya masalah kecil. Keempat mesin telah berhenti. Kami melakukan yang terbaik untuk mengendalikan mereka. Saya yakin Anda tidak terlalu tertekan,” begitu isi pengumuman Kapten Eric yang langsung membuat suasana pesawat seketika hening. 

Baca Juga: Eric Moody Wafat, Pilot yang Menyelamatkan 262 Nyawa dari Sapuan Abu Galunggung

“Mengerikan,” kata seorang penumpang Arthur Ewen, dari Scarborough, menggambarkan perasaannya dalam wawancara tahun 2012 ini dikutip dari https://www.airlineratings.com/.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI