"Pak Jokowi tolong kami. Tolong kami pak," teriak salah satu wanita sambil membentangkan spanduk.
Saat momen tersebut, terlihat salah satu pria yang langsung merangsek masuk dan merampas spanduk yang dibawa ibu-ibu tersebut. Pria ini juga melumpuhkan wanita tersebut ke tanah.
"Hei, dirampas, dirampas ini ya!. Ini kami videokan," kata wanita lainnya.
Cekcok pun terjadi antara kelompok ibu-ibu dan oknum pria yang diduga preman tersebut. Sadar, wajahnya tertangkap kamera, pria tersebut langsung berbalik badan dan berlari keluar kerumunan.
Video tersebut mendapat berbagai komentar dari masyarakat, mayoritas banyak yang mengkritik Jokowi yang kurang responsif dengan keluhan masyarakat akhir-akhir ini. Namun tak sedikit juga yang mendukung kelompok ibu-ibu tersebut untuk bersuara melawan.
"Ngapain lu (Jokowi) dateng ke pelosok, tapi suara rakyat dibungkam," kritik salah satu netizen.
"Tujuannya Jokowi blusukan itu mau dengar aspirasi masyarakat langsung. Kenapa pendampingnya pada panik kalau ada yang menyuarakan sesuatu ya?" tanya lainnya menyindir.
"Tangkap aja orang (oknum) ini!" sergah lainnya.
Seperti diketahui, perusahaan PT PPSP sendiri mendapat banyak kecaman dari masyarakat terhadap operasinya yang mencemari lingkungan. Aktivitas yang sangat dekat dengan rumah warga sangat mengganggu.
Bahkan PT PPSP diduga membohongi masyarakat. Awalnya mereka menyebutkan akan membangun perumahan rakyat seperti yang digalakkan Presiden Jokowi. Namun sebulan kemudian, muncul bangunan yang diduga untuk mengolah kelapa sawit.