Suara.com - Salat Tahajud merupakan salah satu amalan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan di bulan penuh berkah ini. Waktu pelaksanaan salat Tahajud adalah setelah bangun tidur di malam hari, setelah salat Isya dan sebelum shalat Subuh.
Tidak ada batasan rakaat dalam salat Tahajud, namun biasanya dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat. Tata cara salat Tahajud hampir sama dengan salat fardhu, meliputi takbiratul ihram, membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek, ruku', i'tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, tasyahhud akhir, dan salam.
Setelah salat Tahajud, dianjurkan untuk membaca doa yang terdapat dalam hadits Nabi Muhammad SAW.
Berikut lebih lengkap tentang tata cara salat tahajud
Waktu Pelaksanaan:
Salat Tahajud dapat dilakukan setelah bangun tidur di malam hari, setelah salat Isya dan sebelum shalat Subuh. Tidak ada batasan rakaat dalam salat Tahajud, namun biasanya dilakukan minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.
Niat Salat Tahajud:
Niat di dalam hati: "Ushalli sunnatat tahajjudi rak'ataini lillahi ta'ala." (Aku menyengaja salat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah ta'ala.)
Niat diucapkan bersamaan dengan takbiratul ihram.
Tata Cara Salat
- Wudhu: Lakukan wudhu dengan sempurna seperti wudhu untuk salat fardhu.
- Takbiratul Ihram: Ucapkan "Allahu Akbar" dengan mengangkat kedua tangan.
- Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat Pendek: Setelah takbiratul ihram, bacalah surat Al-Fatihah dan surat pendek lainnya.
- Ruku': Rukuk dengan tuma'ninah (tenang) dan baca do'a ruku'.
- I'tidal: Berdiri tegak setelah ruku' dan baca do'a i'tidal.
- Sujud: Lakukan sujud dua kali dengan tuma'ninah dan baca do'a sujud.
- Duduk di antara dua sujud: Duduk dengan tenang dan baca do'a duduk di antara dua sujud.
- Tasyahhud akhir: Duduk tasyahhud akhir dan baca do'a tasyahhud.
- Salam: Menutup shalat dengan mengucapkan salam ke kanan dan kiri.
Doa Setelah Salat Tahajud: