Hari Kedua jadi Menteri, AHY Langsung Berangkat Dinas Perdana Dampingi Jokowi di Sulut

Kamis, 22 Februari 2024 | 12:20 WIB
Hari Kedua jadi Menteri, AHY Langsung Berangkat Dinas Perdana Dampingi Jokowi di Sulut
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan sambutan saat serah terima jabatan di Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Rabu (21/2/2024). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Kalau bisa nanti pertama mengunjungi salah satu kantor yang melayani urusan pertanahan bagi masyarakat di sana," kata AHY.

Selain itu, AHY berkeinginan juga bertemu langsung ke masyarakat dalam rangka program pemberian sertifikat.

"Tapi juga kalau bisa memungkinkan waktunya, saya juga sampaikan ada nggak sertifikat yang bisa segera kita serahkan kepasa masyarakat di sana. Karena memang habitat kami ini bekerja di lapangan untuk menyapa langsung masyarakat," terangnya.

"Dan saya rasa itu yang paling efektif karena mendengarkan langsung keluhan atau harapan, aspirasi masyarakat itu bisa, bukan hanya menginspirasi, menggerakkan kita, tapi juga mempercepat kalau ada memang yang harus segera kita tangani," tutur AHY.

Tugas Jokowi untuk AHY

Presiden Joko Widodo atau Jokowi diapit Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto usai proses pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/2/2024). (Suara.com/Novian)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi diapit Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Menko Polhukam Hadi Tjahjanto usai proses pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/2/2024). (Suara.com/Novian)

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan tiga hal kepada Agus Harimurti Yudhoyono berkaitan dengan target Kementerian ATR/BPN.

Tiga hal itu yang kembali disebutkan Jokowi usai melantik AHY sebagai Menteri ATR/BPN di Istana Negara, hari ini.

Hal pertama, Jokowi mengingatkan AHY agar sertifikat elektronik lebih dimasifkan pelaksanaannya.

"Yang kedua, untuk HGU, carbon trading, yang berkaitan dengan PP itu segera selesaikan karena banyak yang ingin masuk," kata Jokowi.

Baca Juga: 10 Potret Annisa Pohan dan Almira, Kedekatannya yang Mirip Adik Kakak Jadi Sorotan

"Yang ketiga, yang berkaitan dengan 120 juta PTSL 120 juta bidang untuk masuk ke PTSL harus segera bisa kita selesaikan," sambung Jokowi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI