Cerita Sedih Rizki Tukang Bajaj di Ibu Kota, Tak Bisa Nyoblos Perdana karena Tak Punya Duit

Selasa, 13 Februari 2024 | 19:05 WIB
Cerita Sedih Rizki Tukang Bajaj di Ibu Kota, Tak Bisa Nyoblos Perdana karena Tak Punya Duit
Muhammad Rizki Saputra, tukang bajaj di Ibu Kota tak bisa nyoblos karena tak punya KTP. (Suara.com/Faqih)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pemungutan suara di Pemilu 2024 akan berlangsung pada Rabu 14 Februari 2024 besok. Namun, tidak semua warga yang tinggal di Jakarta bisa mencoblos.

Salah satunya Muhammad Rizki Saputra, tukang bajaj di Ibu Kota. Padahal, Pemilu tahun ini merupakan kesempatan perdana bagi Rizki bisa mencoblos karena usianya baru genap 17 tahun.

Rizki mengatakan belum bisa merasakan tangannya 'dicelupkan ke tinta' apabila usai mencoblos karena dirinya belum memiliki KTP. Dia mengakutidak punya uang ke kampungnya, di Serang, Banten.

“Belum pulang kampung, belum ngurus KTP. Uangnya belum ada,” kata Rizki saat ditemui Suara.com di kolong jembatan penyebrangan orang (JPO) Grogol, Jakarta Barat, Selasa (13/2/2024).

Menarik bajaj kata Rizki, secara shift-shiftan dengan rekannya. Dalam sehari ia dijatah untuk menarik bajaj selama 12 jam.

“Dari jam 12 siang sampai 12 malam,” ungkapnya.

Dalam sehari, Rizki dapat mengumpulkan uang dari hasil narik bajaj sekitar Rp 200-300 ribu jika kondisi sedang ramai. Namun hingga Selasa siang dia baru mengantongi uang Rp 25 ribu akibat kondisi sedang sepi.

Meski belum bisa memberikan hak suaranya di Pemilu tahun ini, Rizki juga punya jagoan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2024.

Kendari demikian, Rizki tidak mengetahui secara pasti soal program atau visi-misi dari capres-cawapres pilihannya.

Baca Juga: ICW Temukan 53 Dugaan Kecurangan Pemilu: 22 Terkait Pemenangan Prabowo-Gibran

“Pokoknya karena suka saja tapi gak tau programnya. Abis jarang nonton tv sama baca berita,” ucapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI