Untuk di Jakarta sendiri, Polda Metro Jaya akan menempatkan sebanyak 4.747 personel yang disiagakan untuk hari pencoblosan.
Sementara untuk satu Indonesia, pihak kepolisian juga telah menyiapkan sebanyak 25 ribu personel Brimob. Puluhan ribu personel tersebut bisa membackup jika ada permasalahan di salah satu daerah yang ada di Indonesia.
“Iu power on hand bapak Kapolri yang siap digerakkan kapan pun untuk mem-backup menyelesaikan masalah di seluruh Indonesia. Dan untuk Dalmas Nusantara sesuai laporan Pak Dir Samapta 4.500 yang saat ini sudah siap untuk kita gerakkan,” jelasnya.
Terkait bakal adanya 2 kampanye akbar di tanggal 10 Februari nanti yakni di Gelora Bung Karno (GBK), dan Jakarta International Stadium (JIS), semua nya sudah dilakukan pengaturan agar jalur-jalur yang beririsan tidak sampai menimbulkan konflik atau gesekan.
“Bagaimana sistem pengaturannya, Pak Wakapolda beserta jajaran sudah mengatur itu semua. Pak Kapolda sudah memberikan instruksi tentunya,” katanya.
“Ada kegiatan yang sudah disepakati dilaksanakan sore hari, ada yang pagi hari ada juga mungkin rutenya tidak beirisan atau bersinggungan ini sudah dihitung dan tentu juga butuh dukungan para peserta dan para penyelenggara kegiatan butuh kedisiplinan kepatuhan sehingga tidak menimbulkan masalah di lapangan,” tambahnya.