"Kalau saya waktu itu menjaga kebersihan sapi dan kandangnya serta menerapkan sistem closed house barn. Sekarang produksi susu yang dulunya 13 liter per hari, sekarang bisa mencapai 20 liter per hari," ujarnya.
Sebagai informasi, untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Nestlé Indonesia juga telah membangun 8 sarana air bersih bagi para peternak sapi perah di Jatim. Hal ini bukan hanya untuk mendukung peternakan, namun juga untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat sekitar.
Adapun, untuk menjaga kebersihan lingkungan, kesehatan peternak dan keluarganya, maupun mengurangi emisi gas rumah kaca, Nestlé Indonesia membantu membangun lebih dari 8.600 unit kubah biogas untuk mengolah kotoran sapi menjadi energi terbarukan yang digunakan untuk memasak dan penerangan.
Di samping itu, slurry yang dihasilkan dari proses pengolahan biogas dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan lahan pakan ternak. Pengolahan limbah kotoran ini turut menciptakan sistem sirkular pertanian terintegrasi di peternakan sapi perah di Jawa Timur, ini sejalan dengan ambisi Nestlé untuk mencapai emisi nol karbon (net zero emissions) pada 2050.
Sementara untuk membantu keperluan memasak dan penerangan para peternak sapi perah lokal, Nestlé membantu para peternak sapi perah lokal untuk membangun kubah biogas di rumahnya. Kubah biogas ini dapat meng-ekstrak gas metana yang terkandung di kotoran sapi yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk energi terbarukan yang kemudian bisa digunakan untuk memasak dan penerangan.
Penyediaan Akses Sumber Air Bersih
Mengingat masih banyaknya lokasi di Indonesia yang kesulitan mendapatkan akses ke sumber air bersih, Nestlé dengan kemitraan peternak sapi perah lokal, sejak 2008 lalu, Nestle telah membangun sebanyak sembilan sarana air bersih untuk masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi operasional Nestlé di Indonesia dan telah menjangkau sekitar 2.300 keluarga.
Selain itu, Nestlé juga mengadakan dua program lainnya, yaitu bekerjasama dengan USAID melalui program Indonesian Urban Water, Sanitation and Hygiene (IUWASH) dengan pembangunan 100 sumur resapan untuk menangkap air hujan yang masing-masing sumurnya dapat menampung hingga 8.000 liter air hujan.
Sumber air bersih ini dapat memudahkan peternak untuk menjaga kebersihan sapi dan kandangnya yang tentunya dapat menghasilkan sapi yang lebih sehat dan secara tidak langsung dapat menghasilkan susu dengan kualitas yang lebih baik.
Baca Juga: Indef Ajak Ekonom dan Akademisi Bangun Pertanian Demi Perkuat Ekonomi Nasional
Adapun beberapa produk yang dimiliki oleh Nestlé Indonesia adalah Dancow, Bear Brand, Milo dan Nescafe. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program-program baik dari Nestlé Indonesia, silakan kunjungi website resminya di https://www.nestle.co.id/