Selain itu, mereka juga menyebarkan koran gelap yang dilabeli Achtung!. Dalam koran tersebut tersirat tulisan yang menyentil Prabowo tentang penculikan aktivis di era orde baru Soeharto.
Prabowo, digadang-gadang terlibat dalam penculikan sejumlah aktivis yang terjadi dalam periode 1997-1998.
Total, ada 23 aktivis mahasiswa yang diculik saat era tersebut. Dari ke-23 aktivis yang diculik, 9 diantaranya dikembalikan ke rumah, seorang diantaranya tewas. Sementara 13 sisanya hingga saat ini masih menghilang.
Salah satu dari ke-13 korban penculikan yang masih hilang hingga saat ini yakni Wiji Tukul, alias Widji Widodo, seorang penyair dan buruh.
Terakhir kali Wiji Thukul menghubungi pihak keluarga pada Februari 1998, dan hingga saat ini keberadaan Wiji Thukul masih menjadi misteri.