Respons Timnas AMIN Soal Kans Gabung Kubu Ganjar-Mahfud jika Pilpres Berjalan Dua Putaran

Selasa, 02 Januari 2024 | 13:42 WIB
Respons Timnas AMIN Soal Kans Gabung Kubu Ganjar-Mahfud jika Pilpres Berjalan Dua Putaran
Politisi PSI Surya Tjandra. (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Sebelumnya diberitakan, politikus PDIP Aria Bima menyebut pihaknya telah menjalin komunikasi dengan kubu nomor urut 1, Anies-Muhaimin terkait Pilpres 2024.

Aria yang mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD itu membenarkan salah satu yang dibahas adalah mengenai putaran kedua Pilpres 2024. Sebab, pihaknya dan kubu Anies sama-sama yakin akan ada putaran kedua.

“Putaran kedua saling dinamis, masih sangat dinamis. Saya kira untuk melihat putaran kedua, itu yang kami yakini dengan 01. Karena 02 terlalu yakin satu putaran. Kami dengan 01 tidak yakin satu putaran, pasti dua putaran,” kata Aria di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2024).

“Kami tanya, lu percaya satu putaran? Enggak. Nah lu enggak, gue enggak. Gitu aja,” tambah dia.

Politisi PDI Perjuangan Aria Bima. [Suara.com/Bagaskara]
Politisi PDI Perjuangan Aria Bima. [Suara.com/Bagaskara]

Menurut Aria, ada pihak yang sedang membangun opini bahwa Pilpres 2024 berlangsung satu putaran melalui lembaga survei.

“Jadi, ada desain lembaga survei seolah-olah jadi satu putaran. Jangan sampai kami dengan 01 menjadi panik,” katanya.

Aria menegaskan tim Ganjar-Mahfud dan Anies-Cak Imin meyakini Pilpres 2024 berlangsung dua putaran.

Di sisi lain, dia membantah pihaknya dan kubu Anies-Muhaimin membuat kesepakatan khusus di luar pembahasan.

“Enggak ada. Kita masih jalan. Deal gimana? Lha, kalau dia yang menang gimana? Kalau (tim) saya yang menang gimana? Enggak ada. Kita ingin dua putaran,” tegas Aria.

Baca Juga: PDIP Akui Jalin Komunikasi Dengan Kubu Anies-Muhaimin, Sepakat Pilpres Dua Putaran

Menurut Aria, pihaknya hanya bersepakat dengan tim Anies-Muhaimin bahwa jangan sampai ada upaya penggiringan opini melalui lembaga survei dengan memanfaatkan aparat negara bahwa Pilpres 2024 akan berjalan satu putaran.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI