![Ketua Bidang Keagamaan DPP PDIP Hamka Haq meninggal dunia. [Tangkapan layar akun IG PDIP]](https://media.suara.com/pictures/original/2023/12/07/19093-ketua-bidang-keagamaan-dpp-pdip-hamka-haq.jpg)
Hari Santri
Hamka Haq meninggal dunia pada usia 71 tahun. Pria kelahiran 18 Oktober 1952 ini aktif dalam organisasi keislaman dan partai politik. Hingga saat ini, ia tercatat sebagai Pengurus Daru Dakwah wal Irsyad sejak 1996.
Selama 19 tahun, sejak 1991 hingga 2010, Hamka terpilih menjadi Pengurus Majelis Ulama Islam (MUI) Sulsel. Kemudian sejak 2010 hingga saat ini menjadi Penasehat/Dewan Pertimbangan MUI Pusat.
Pada tahun 1998 bersama Jusuf Kalla, mendirikan sekaligus mengetuai Forum Antar Umat Beragama Sulsel hingga sekarang;
Kemudian dalam dunia politik, ia diangkat menjadi Ketua DPP PDI Perjuangan 2005 hingga sekaran dan Ketua Umum Bamusi sejak 2007 sampai sekarang.
Tokoh di Balik Hari Santri
Saat penentuan Hari Santri Nasional, Hamka Haq disebut-sebut menjadi salah satu tokoh penting di baliknya. Saat itu, Hamka Haq bersama Ahmad Basarah melantik Pengurus Bamusi Kabupaten Malang di Ponpes Babussalam.
Setelah melantik, ia menunggu kehadiran Jokowi, yang kala itu maju menjadi calon presiden (capres), yang dijadwalkan berkunjung ke ponpes tersebut.
Ketika pimpinan dan pengasuh ponpes menerima Jokowi, mereka kemudian mengusulkan 1 Muharram dijadikan sebagai hari Santri Nasional.
Baca Juga: Ketua DPP PDIP Singgung Ganjar dan Anies Baswedan Jadi Pasangan, Koalisi Baru Lagi?
Hamka Haq merupakan salah satu yang mendukung Jokowi untuk mengabulkan usul tersebut bila terpilih menjadi Presiden RI.