Menanggapi Israel, dokter Marwan dengan keras menyangkal tudingan tersebut.
"Datang dan lihatlah ke sini, Anda tidak akan menemukan terowongan dan bom, Anda hanya akan menemukan orang-orang kami sekarat dan mati,” tutur dokter Marwan.
Dokter Marwan kemudian menyatakan bahwa serangan kali ini berbeda dengan serangan-serangan Israel yang sebelumnya. Pasien berjatuhan juga semakin banyak dengan luka yang parah.
“Luka bakar parah dan robekan pada tubuh yang ditangani dokter kami di ruang gawat darurat menjadi semakin parah. Dan ini berarti Israel menggunakan senjata baru,” tandasnya.