Israel Ngotot Bangun Alternatif Terusan Suez, Terusan Ben Gurion Disebut Cikal Bakal Konflik Gaza

Rifan Aditya Suara.Com
Senin, 06 November 2023 | 20:23 WIB
Israel Ngotot Bangun Alternatif Terusan Suez, Terusan Ben Gurion Disebut Cikal Bakal Konflik Gaza
alternatif terusan suez atau terusan ben gurion (twitter adliehassan)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Baru-baru ini, Terusan Ben Gurion sebagai alternatif Terusan Suez ramai dibicarakan bersamaan dengan eskalasi agresi Israel terhadap Palestina terus meningkat. Berikut ini fakta-fakta menariknya.

Proyek pembangunan jalur tandingan Terusan Suez oleh Mesir cukup ramai menjadi perbincangan usai kapal kontainer Ever Give sempat menutup jalur pelayaran selama sepekan.

Melansir dari The Arab Weekly, proyek tandingan yang akan dinamai Terusan Ben Gurion ini tentu saja juga akan menghubungkan Laut Merah dan Mediterania sebagaimana Terusan Suez.

Bedanya, Terusan Ben Gurion diperkirakan akan memiliki pintu masuk di Teluk Aqaba, Laut Merah. Terusan ini rencananya akan bermula di Eilat, kota pelabuhan yang berlokasi di perbatasan antara Israel dan Yordania dan berakhir di Jalur Gaza sebelum pada akhirnya menuju Laut Mediterania.

Gagasan Sudah Sejak Lama

Meski baru terdengar di tahun 1990an lalu, proyek Terusan Ben Gurion ini diketahui sudah direncanakan oleh Amerika Serikat sejak tahun 1960an.

Amerika Serikat telah merencanakan penggunaan 520 bom nuklir untuk membangun jalur tersebut. Namun entah bagaimana rencana ini memang baru dibuka di publik tahun 1990an.

Memo tentang rencana ini diketahui berasal dari Laboratorium Nasional Lawrence Livermore yang didukung penuh oleh Departemen Energi AS.

Karena penggalian konvensional dinilai terlalu memakan banyak biaya, bahan peledak nuklir dipilih untuk proyek ini.

Baca Juga: Kesaksian Muhammad Husein di Gaza: Zionis Makin Menikmati Lakukan Pembantaian

Dalam memo tersebut juga diketahui bahwa Terusan Ben Gurion akan dibuat sepanjang 160 mil melintasi Israel, lebih panjang dibandingkan Terusan Suez yang tentunya akan memberinya lebih banyak keuntungan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI