Suara.com - Sekelompok emak-emak terlibat cekcok mulut oleh petugas kemananan Masjid Istiqlal, lantaran ingin berteduh di pelataran masjid. Peristiwa itu viral setelah videonya beredar di media sosial, salah satunya dibagikan oleh akun Instagram @fakta.negeri.
Dalam unggahan video itu, seorang emak-emak terlibat adu mulut dengan satpam di Masjid Istiqlal lantaran dianggap telah mengusirnya. Tampak dalam video tersebut kondisinya sedang hujan deras.
"Kita mau berjuang ke Palestina, tapi di Masjid Istiqlal diusir, sama penjaganya yang namanya satpam,” kata seorang emak yang mengambil video, dikutip Senin (6/11/2023).
Berdasar narasi video itu, cekcok mulut emak-emak dengan satpam Masjid Istiqlal itu terjadi pada Sabtu (4/11/2023) malam. Emak-emak dalam video itu diduga jemaaah yang ingin menginap untuk mengikuti aksi bela Palestina yang digelar di kawasan Silang Monas, Minggu (5/11) kemarin.
![Warga berkunjung ke Istiqlal Halal Expo 2022 di Pelataran Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (15/4/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/15/67382-istiqlal-halal-expo-2022.jpg)
Humas dan Protokoler, Masjid Istiqlal, Ismail Chawidu angkat bicara terkait video emak-emak yang mengaku-ngaku diusir oleh satpam saat hendak bermalam di masjid tersebut.
Terkait hal itu, Ismail mengatakan, peristiwa itu hanyalah salah paham antara para jemaah dan satpam.
"Tidak ada (pengusiran), itu hanya salah paham saja. Sudah dipanggil keamanan yang bertugas,” kata Ismail, saat dikonfirmasi, Senin (6/11/2023).
Ismail menyampaikan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Sementara jam operasional Masjid Istiqlal sendiri, mulai pukul 03.00-22.00 WIB.
Selepas pukul 22.00 WIB, pihak pengelola Masjid Istiqlal melakukan pembersihan dan penyedotan Karpet di lantai utama. Selain itu, pembersihan juga dilakukan di seluruh koridor masjid, toilet dan tempat wudu.
"Sehingga, pada jam-jam tersebut, lokasi diharapkan steril sehingga petugas leluasa melakukan kegiatan pemeliharaan dan pembersihan,” jelas Ismail.