Dia mengatakan tak hanya prihatin soal pemakzulan kadernya, Megawati juga prihatin mendengar putusan MK belum lama ini.
Panda menyebut, orang yang menyadari kecintaan kepada bangsa tentu akan berharap bagaimana kesalahan tersebut bisa diatasi.
"Bukan saja dipikirkan, siapun orang-orang Indonesia akan memikirkan itu, apalagi dengan apa yang dikatakan produk daripada Mahkamah Konstitusi," ujarnya.

"Kalau saya rasa siapapun yang menyadari kecintaan kepada bangsa ini akan mengikuti proses yang sekarang dilakukan oleh Jimly Asshiddiqie, yang dilakukan oleh MK, majelis kehormatan MK, ya akan mengikuti proses itu dan menaruh harapan yang besar bagaimana ini bisa diatasi gitu loh," katanya menambahkan.
Menurutnya, PDIP tidak meremehkan suatu realita tersebut. Hal itu merupakan proses hukum yang tidak didesain secara sengaja.
"Bukan juga mau diremehkan ini satu realita, satu peristiwa yang tak bisa terelakkan begitu saja. Ini kan proses, bukan ditukang-tukangi, diresep-resepin ini kan bukan juga. Ini sebab dan akibat, ya kan ini peristiwa hukum," katanya.
Dia kemudian menyabut bahwa pemakzulan bukan hal yang tabu dan bisa saja terjadi. Dia menambahkan, hal itu juga yang menjadi keprihatinan oleh PDIP.
"(Pemakzulan) bukan hal yang juga tabu begitu loh, bisa terjadi. Itu kan keprihatinan kita (PDIP)," katanya.
Baca Juga: Usul Hak Angket MK di Rapat Paripurna, Masinton PDIP Dilaporkan ke MKD DPR RI