Dikonfirmasi akan hal itu, Perhutani belum memberikan jawaban. Suara.com telah melayangkan permohonan wawancara melalui Whatsapp, telepon, hingga berkirim surat. Namun hingga tulisan ini tayang, Perhutani KPH Sukabumi tak memberikan jawaban.
Menindaklanjuti hal itu, DLH Sukabumi mengaku akan melakukan pengawasan. Siklus tebang untuk kebutuhan biomassa akan menjadi pemantauan khusus agar tidak membuat masyarakat rugi. ”Jadi
PT Bukit Asam Tbk tidak memberikan jawaban. Suara.com telah melayangkan permohonan wawancara melalui Whatsapp, telepon, hingga berkirim surat kepada juru bicara perusahaan, Miki Agustinus. Namun hingga tulisan ini tayang, PT Bukit Asam Tbk tak memberikan jawaban.
____________________
Reporter: Abdus Somad
Artikel ini hasil dari liputan Fellowship bertajuk ”Food and Energy” yang didukung oleh Trend Asia