Pernah Dicomblangin Hingga Panggil 'Mas', Yenny Wahid Ngaku Hubungannya Dengan Prabowo Bukan Sebatas Politik

Rabu, 06 September 2023 | 21:46 WIB
Pernah Dicomblangin Hingga Panggil 'Mas', Yenny Wahid Ngaku Hubungannya Dengan Prabowo Bukan Sebatas Politik
Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Yenny Wahid saat memberikan keterangan usai melakukan pertemuan di Jalan Kertanegara, Jaksel pada Rabu (6/9/2023). [Suara.com/Bagaskara]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Putri Gus dur yakni Zaanuba Arifah Chafsoh yang biasa disapa Yenny Wahid mengungkapkan, jika dirinya bukan hanya sekedar memiliki hubungan secara politik dengan Prabowo Subianto melainkan hubungan hati.

Hal itu disampaikan Yenny usai bertemu dengan Prabowo di Kertanegara 4, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (6/9/2023).

Awalnya, Yenny mengaku menyambangi kediaman Prabowo atas undangan Menteri Pertahanan RI tersebut untuk sekedar ngopi bareng.

Ia mengaku sudah sangat akrab dengan Prabowo.

"Sebetulnya, mungkin teman-teman bisa melihat bahwa itu adalah sebuah bentuk keakraban dari kami semua. Mas Bowo saya memanggil beliau dari dulu mas Bowo," kata Yenny.

Menurutnya, Prabowo masih pantas disebut dengan panggilan 'mas'. Terlebih pemimpin dunia juga mengganggap mengenai usia tidak lah penting.

"Mas Bowo ini ya usianya kalau dalam politik masih remaja, makanya masih sangat pantas untuk dipanggil mas Bowo, jadi kami kedetakannya jauh sekali melampaui kami berdua," tuturnya.

Apalagi, baik kakek Prabowo dan Yenny juga dahulu saling bertetangga. Terlebih Yenny menemukan jodoh sebagai suaminya dipertemukan berkat Prabowo ketika Pilpres 2009.

Untuk itu, kata dia, kedekatan Prabowo dengan dirinya bukan sebatas politis melainkan sudah sampai hati.

Baca Juga: Yenny Wahid Harap Cawapres Representasikan Anak Muda, Prabowo: Cocok

"Apalagi kemudian saya mendapat berkah besar dari hubungan baik dengan mas bowo, yaitu ketemu jodoh saya ketika tahun 2009 kami dari PKB Gus Dur mengalihkan dukungan ke gerindra tahun 2009, disitu lah saya ketemu suami saya ketika kami berkampanye untuk mas Bowo, jadi hubungannya ini hubungan hati, bukan hanya sekedar politik, tapi melampaui ajang politik lima tahunan, kira kira begitu," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI