Diultimatum Heru Budi Setelah Makan Korban, Apjatel Yakin Penataan Kabel Fiber Optik di Jakarta Sebulan Rampung

Senin, 14 Agustus 2023 | 13:07 WIB
Diultimatum Heru Budi Setelah Makan Korban, Apjatel Yakin Penataan Kabel Fiber Optik di Jakarta Sebulan Rampung
Ilustrasi instalasi kabel yang semrawut. [Suara.com/Alfian Winanto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jerry Mangasas Swandy berjanji bahwa pihaknya bakal segera menata kabel optik yang semrawut. Apalagi, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono telah memberikan ultimatum agar dirapikan dalam waktu satu bulan.

Penataan kabel optik semrawut ini belakangan menjadi sorotan. Terhitung sudah ada tiga orang menjadi korban dan dua di antaranya meninggal dunia karena kabel belakangan ini.

Jerry mengatakan, penataan tersebut dilakukan dengan crimping atau grouping kabel udara menjadi lebih tertata. Ia menyebut dalam waktu satu bulan pengerjaannya sudah bisa rampung.

"Dalam satu bulan, dilakukan percepatan grouping atau perapian kabel fiber optik di jalan utama maupun crossing-an jalan agar ketinggian kabel di atas lima meter sesuai amanat regulasi," ujar Jerry saat dikonfirmasi, Senin (14/8/2023).

Selain dua metode itu, pihaknya juga berencana memindahkan kabel udara ke bawah tanah melalui sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) dalam fasilitas ducting.

Kendati demikian, pengerjaannya belum bisa dilakukan dalam waktu dekat ini. Sebab, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI melarang adanya pekerjaan galian sampai Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang digelar pada 5-7 September 2023.

"Dinas Bina Marga bersama Apjatel akan memindahkan kabel udara (milik perusahaan jaringan telekomunikasi) termasuk kabel PLN pada crossingan jalan utama ke kabel tanam," pungkasnya.

Sebelumnya, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta Apjatel memberikan perhatian khusus terhadap kabel semrawut dan menjuntai ke jalan.

"Saya minta Apjatel untuk concern. Asbang (Asisten Pembangunan) sudah meminta, Asisten Pembangunan Pak Affan sudah meminta Apjatel untuk merapikan, memastikan di area-area yang strategis termasuk yang rawan," kata Heru.

Baca Juga: Usut Kasus Sultan Rifat, Korban Jeratan Kabel Fiber Optik PT Bali Towerindo, Polisi Segera Cek TKP dan Periksa CCTV

Hal itu disampaikan Heru usai evaluasi kinerja di Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri), Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2023).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI