Setelah para pelaku membawa kabur motir curiannya, barulah warga bermunculan dari selah-selah mobil yang terparkir. Warga melengkapi diri dengan bambu panjang untuk menghalau para pelaku.
Ada empat orang pelaku saat itu, namun satu di antaranya bisa meloloskan diri dengan melompati portal. Namun, motor yang digunakannya ditinggal.
"Jadi kita dapat dua motor kemarin. Satu orang kabur lompatin portal tapi motornya ditinggal karena nggak bisa lewat," ucapnya.
Saat beraksi, kompolotan curanmor yang diringkus warga Jalan Antena V ini melengkapi diri dengan pistol atau senjata api mainan. Namun, pistol itu terjatuh saat warga menghajar mereka.
"Pistol mainannya jatuh pas warga pada menghajar tuh maling," katanya.
Hafid menuturkan, saat itu tidak ada rasa takut saat pistol mainan milik para pelaku terjatuh. Saat itu pelaku juga tidak sempat menodongkan pistol mainan itu untuk mengancam warga.
"Nggak sempat nodongin pistol. Warga nggak ada yang takut, mungkin udah saking geramnya kali. Jadi langsung dihajar aja," ujarnya.
Hafid menambahkan, saat itu para warga juga tidak sempat mengintrogasi para pelaku. Mereka sudah terlanjur kesal jadi langsung menghajarnya, hingga pihak kepolisan datang ke lokasi.
Baca Juga: Kronologi Tahanan Curanmor Tewas Dianiaya: 4 Oknum Polisi Jadi Tersangka di Banyumas
"Pada nggak sempat nanya. Langsung pada main hajar aja. Sampai akhirnya pihak kepolisian datang ke lokasi," katanya.