4. Mengembangkan interaksi positif antar siswa dan juga warga sekolah lainnya.
5. Menumbuhkan perilaku yang positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keaneka-ragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan shat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, serta semangat gotong royong.
Jenis Kegiatan MPLS
MPLS biasanya terdiri dari kegiatan-kegiatan edukatif mengenai seluk-beluk sekolah. Kegiatan yang lebih dikenal sebagai MOS atau Masa Orientasi Sekolah pada tahun 2000-an ini dulunya dikenal sebagai momok yang menakutkan bagi siswa baru.
Namun, Kemdikbud melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru telah melakukan perbaikan dan mengubah MOS menjadi MPLS yang lebih ramah siswa.
Adapun jenis kegiatan MPLS setidaknya dapat dijabarkan dalam beberapa poin berikut:
- Pengenalan kepada siswa baru tentang tata tertib dan peraturan di sekolah.
- Pengenalan lingkungan sekolah, mulai dari guru, staf hingga fasilitas yang ada.
- Pengenalan ekstrakurikuler di sekolah
- Kegiatan sosial dan pelestarian. Misalnya bagi-bagi sembako ke warga dan menanam pohon.
- Pembelajaran dan penanaman sikap disiplin, kerja sama dan kreatifitas. Misalnya dengan memberikan tugas dan kerja kelompok ataupun yel-yel unik.
Umumnya, kegiatan MPLS ini dilakukan selama 3 hari pada minggu pertama sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai di sekolah. Bagaimana, sekarang sudah tahu apa itu MPLS bukan?
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Jadwal MPLS Siswa SD-SMA Wilayah DKI Jakarta 2023