Suara.com - Komjen Agus Andrianto resmi dilantik sebagai Wakapolri. Usai dilantik, ia menegaskan Polri solid di bawah pimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan memastikan tidak ada istilah matahari kembar.
"Tidak ada matahari dua, mataharinya satu Kapolri. Satya Haprabunya satu kepada pimpinan Presiden, tidak ada tawar menawar," kata Agus di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (3/7/2023).
Mantan Kabareskrim itu juga mengutip kembali pernyataan Presiden Joko Widodo pada HUT ke-77 Polri di Gelora Bung Karno beberapa waktu lalu. Jokowi berpesan bahwa tidak boleh ada geng-gengan atau patron-patronan di tubuh Polri.
"Masing-masing lidi harus bersih, harus lurus, harus kuat, harus diikat dengan semangat kesatuan dan sinergitas. Tidak boleh ada blok-blokan, tidak boleh, ada gap-gapan, tidak boleh ada patron-patronan," ujarnya.
Gantikan Komjen Gatot Eddy
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi melantik Komjen Agus Andrianto sebagai Wakapolri menggantikan Komjen (Purn) Gatot Eddy Pramono yang telah pensiun. Pelantikan digelar di PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin siang.
Karopenmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan acara pelantikan dihadiri oleh seluruh pejabat utama Mabes Polri dan Kapolda.
"Dihadiri oleh Kapolri dan seluruh pejabat utama Polri dan para Kapolda," kata Ramadhan kepada wartawan.
Gatot resmi pensiun setelah menjalani tugas selama 35 tahun di Polri. Dalam acara pelantikan sekaligus perpisahan tersebut, Gatot didampingi oleh anak-anaknya.
Baca Juga: Dilantik Kapolri, Agus Andrianto Resmi jadi Wakapolri Gantikan Gatot Eddy Pramono yang Mau Pensiun
"Bagaimanapun darah saya dan darah anak-anak saya sampai bisa begini karena Polri. Saya akan tetap menjaga Polri sampai kapan pun dan suatu kebanggaan bagi saya bisa berdinas 35 tahun," ungkap Gatot.