Suara.com - Kabar mengenai hilangnya kapal selam wisata Titanic OceanGate terus menggema dan upaya pencarian terus dilakukan. Tentu, semua berharap agar kejadian ini lekas menemukan titik terang dan seluruh korban dapat ditemukan. Namun di lain sisi, mari sekilas mengulik mengenai kapal selam wisata Titanic OceanGate yang hilang tersebut.
Pemilik Wisata OceanGate
Jika berbicara mengenai pemiliknya, mungkin nama Stockton Rush adalah sosok yang tepat untuk dikatakan demikian. Ia sendiri merupakan pendiri OceanGate, selaku perusahaan pembuat kapal selam wisata yang berangkat ke bangkai kapal Titanic tersebut.
Secara lengkap nama perusahaan pemilik kapal selam ini adalah OceanGate Expeditions. Kapal yang hilang ini sendiri dinamai dengan sebutan Titan, dan menjadi satu-satunya kapal selam berkapasitas lima orang dengan kemampuan menyelam mencapai kedalaman hampir 2,5 mil di bawah permukaan laut.
Rute Perjalanan Ideal
Untuk rute perjalanan yang direncanakan sendiri adalah berkisar pada bangkai kapal Titanic yang tenggelam puluhan tahun lalu. Ekspedisi ini sejatinya dilakukan guna mendapatkan tampilan visual terkini dari kapal legendaris tersebut, untuk melihat kondisinya.
Kapal selam ini berangkat bersama dengan kapal pemecah es milik Kanada, Polar Prince. Namun setelah turun selama kurang lebih 1 jam 45 menit, Polar Prince kehilangan kontak dengan kapal selam canggih tersebut.
Polar Prince dan Titan sendiri berangkat dari St. John’s, Newfoundland, menunjuk 640 km di Atlantik ke titik kapal Titanic tenggelam.
Biaya Ekspedisi yang Dilakukan
Baca Juga: 4 Adegan Film yang Sangat Ikonik Sepanjang Masa, Terus Dikenang hingga Kini
Dilansir dari berbagai sumber, biaya untuk tiket yang dikeluarkan untuk setiap orang adalah sekitar US$250.000, atau jika dirupiahkan akan menjadi sekitar Rp 3,7 miliar. Bukan jumlah uang yang main-main bukan?