Mimpi SBY Ditafsirkan Peluang Duet Ganjar-AHY, Demokrat: Berlebihan Juga Lah

Rabu, 21 Juni 2023 | 08:19 WIB
Mimpi SBY Ditafsirkan Peluang Duet Ganjar-AHY, Demokrat: Berlebihan Juga Lah
Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. [Suara.com/Novian]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Demokrat Hinca Pandjaitan memandang berlebihan apabila mimpi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditafsirkam sebagai kode duet Ganjar Pranowo dan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

"Saya kira berlebihan juga lah. Walau dinamika politik hari ini kan ya masih dinamis sekali," kata Hinca di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (20/6/2023).

Hinca berpandangan penentuan capres dan cawapres memang ibarat orang berpacaran, di mana satu sama lain saling menggoda.

"Tapi bukan kewajiban yang digoda untuk membalas godaannya. Biarkan. Karena itu menarik toh dengan gaya masing-masing, yang milenial yang muda begitu, yang senior begini, saya menikmati saja itu, dan bagus-bagus saja," kata Hinca.

Sebelumnya, Hinca ikut menafsirkan mimpi yang dialami SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). [ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha]

Menurut dia, ada kerinduan besar dari SBY untuk menyampaikan pesan moral kepada publik untuk lebih baik ke depannya.

Adapun perihal mimpi, menurut Hinca, ada harapam bahwa para tokoh yang nantinya pernah menjadi presiden bisa berkumpul bersama. Tentu saat ini yang masih ada ialah SBY, Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, dan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi yang nantinya menjadi Presiden ke-7.

"Nah dia mengatakan harapannya itu bagus ya kalau seandainya Pak Jokowi ketemu dengan Pak SBY, toh sudah selesai kan? Yang lebih muda menemui yang lebih tua, nah terus berdua menemui ibu Mega yang lebih tua lagi, kan begitu kan," kata Hinca.

"Ini kan etika, pesan moral yang dalam sekali, dijemput, pergi, lalu pergi mengantarkannya baik kereta ke tempatnya masing-masing. Ibu Mega ke Blitar, Pak Jokowi di Solo, dari Solo, Pak SBY langsung ke Pacitan," sambung Hinca.

Baca Juga: Tahu Mana Pelabuhan Suara Jokowi, Kader Gerindra: Jika Ada Orang Lain Mengaku Didukung Jokowi, Itu Bohong!

Menurut Hinca tentu pertemuan ketiganya merupakan hal indah yang menjadi harapan publik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI