Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan perbaikan pada jalan di jembatan Marunda, Jakarta Utara. Selama proses perbaikan, masyarakat dilarang melintasi jembatan ini.
Awalnya, aduan mengenai jalan jembatan Marunda yang rusak parah ini beredar di media sosial. Dalam video, terlihat jalan berlubang cukup besar hingga menyulitkan kendaraan melintas.
Bahkan, warga sampai memasang cone sebagai penanda agar lubang tak dilewati oleh pengendara.
Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Wiwik Wahyuni menyebut pihaknya akan melamukan penanganan kerusakan dengan perbaikan slab atau lantai jembatan.
"Dalam situasi seperti ini, perbaikan slab atau lantai jembatan umumnya dilakukan untuk memastikan keamanan dan keandalan jembatan tersebut," ujar Wiwik kepada wartawan, Senin (19/6/2023).
Sebelum melakukan perbaikan, Dinas Bina Marga disebutnya sedang melakukan evaluasi dan inspeksi, merencanakan langkah-langkah perbaikan yang diperlukan, dan melaksanakan proses perbaikan sesuai dengan kebutuhan.
"Untuk itu kami menunggu tahap kedua berjalan setelah evaluasi agar bisa kami dan tim sesuaikan penyampaian informasinya kepada masyarakat," kata Wiwik.
Saat pengerjaan nanti, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara menerapkan rekayasa lalu lintas terkait kerusakan pada jembatan Jalan Akses Marunda.
Kendaraan kecil yang biasa melintasi jembatan Jalam Akses Marunda dialihkan melalui kolong jembatan menuju Jalan Sungai Landak dan Jalan Cilincing Raya.
Sementara itu, kendaraan besar dialihkan melalui kolong jembatan lalu ke arah kawasan KBN, Jalan Jayapura, dan Jalan Cilincing Raya.