"Saya belum jadi bakal calon, kalau sudah (mencalonkan diri), kita akan mempersiapkan itu dengan tim sematang mungkin supaya Depok maju," tutur Kaesang.
Tak boleh ada mobil di Depok
Dalam pernyataannya, Kaesang juga bakal melarang penggunaan mobil di Depok. Adapun maksudnya untuk mengatasi kemacetan yang masih menjadi masalah utama bagi kota tersebut. Lalu, saat ditanya solusi, ia menyerahkannya kepada warga, asal tidak menggunakan mobil di jalan.
"Kalau di Jakarta kan memberlakukan ganjil genap, kalau saya malah enggak boleh ada mobil sama sekali (di Kota Depok)," ujar Kaesang.
"(Terkait solusi) Ya urusan mereka. Yang penting kan enggak macet. Ya bener dong? Salahnya itu mereka yang beli mobil," tambahnya.
Kemudian, ia yang saat ini masih menggeluti dunia bisnis itu menyatakan aturan tak boleh ada kendaraan roda empat di jalanan Depok tersebut hanya berlaku bagi warga. Sebagai wali kota, Kaesang mengatakan sembari bercanda bahwa dirinya tetap menggunakan mobil.
"Saya kan wali kotanya. Saya naik mobil dong," kata Kaesang.
Klaim bakal menang jika nyalonin di Solo
Kaesang mengatakan bahwa seharusnya bisa mencalonkan sebagai pemimpin di kota sendiri. Lebih lanjut, ia juga meyakini dirinya bakal menang jika diusung menjadi calon wali kota di Solo. Hal ini ia buktikan dengan pencapaian sang kakak, Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Komisi I: RRI Surakarta Jadi Percontohan RRI di Indonesia dalam Edukasi Pemilu 2024
"Mau gimanapun harusnya maju buat kota sendiri. Cuma buat saya Solo sudah pasti menang saya," katanya.