Suara.com - Dalam ibadah umat Islam, doa iftitah memiliki peran penting. Doa ini biasa dilantunkan sebagai pembukaan dalam sholat, tepat setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Al-Fatihah.
Meski demikian, tidak sedikit dari kita yang belum memahami secara mendalam tentang apa itu doa iftitah, pentingnya, dan variasi bacaannya. Melalui artikel ini, kita akan membahas lebih jauh tentang hal tersebut.
Dalam beberapa mazhab, doa iftitah dianggap sebagai sunnah, sementara dalam mazhab lainnya, doa ini dianggap wajib. Karena setiap mazhab memiliki pemahaman dan interpretasi berbeda, variasi doa iftitah pun cukup banyak dan beragam.
Mengerti dan memahami doa iftitah adalah bagian penting dalam melaksanakan sholat. Membaca doa ini dengan penuh kesadaran dan pengertian akan membuat kita merasa lebih terkoneksi dengan Tuhan dan menambah khusyuk dalam sholat kita.
Seiring dengan itu, membahas dan memahami bacaan doa iftitah akan menjadi fokus utama artikel ini. Berikut ini diulas bacaan doa iftitah versi panjang dan pendek.
Bacaan Doa Iftitah Pendek
Berikut ini adalah bacaan doa iftitah pendek versi HR Bukhari dan Muslim:
"Allahumma baaid baynii wa bayna khotoyaaya kamaa baa'adta baynal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii min khotoyaaya kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minad danas. Allahummagh-silnii min khotoyaaya bil maa-iwats tsalji wal barod".
Artinya: “Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkan aku dari kesialan-kesialan sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, salju dan juga embun".
Baca Juga: Doa Qunut Subuh Bisa Diganti dengan Bacaan Ini, Lebih Pendek dan Mudah Dihafal
Bacaan Doa Iftitah Panjang