Banyak Diprotes Warga, Pj Gubernur Heru Budi Janji Blokade Trotoar Kedubes AS Dibuka Pekan Ini

Kamis, 08 Juni 2023 | 13:34 WIB
Banyak Diprotes Warga, Pj Gubernur Heru Budi Janji Blokade Trotoar Kedubes AS Dibuka Pekan Ini
Banyak Diprotes Warga, Pj Gubernur Heru Budi Janji Blokade Trotoar Kedubes AS Dibuka Pekan Ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono angkat bicara soal rencana pembukaan kembali blokade trotoar depan Kedubes Amerika Serikat (AS). Ia mengaku bakal memerintahkan jajarannya untuk membuka penutup jalur pedesterian itu.

Namun, Heru mengatakan pihaknya tak bisa langsung begitu saja membuka blokade. Sampai saat ini, masih ada urusan administrasi yang perlu diselesaikan.

"Saya butuh secara administrasi di antara Kemenlu dan Kedubes, saya butuh adminitasi itu sudah dibahas, dibicarakan," ujar Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (8/6/2023).

Heru mengatakan, saat ini pembukaan blokade masih menunggu pembahasan antara Kementerian Luar Negeri dengan Kedubes AS.

"Saya sudah bicara dengan Pak Dirjen Amerop sedang dikomunikasikan dengan baik oleh Kemenlu ke Kedubes AS," tuturnya.

Lebih lanjut, Heru tak bisa memastikan kapan pembukaan blokade dilakukan. Namun, ia menyebut trotoar akan langsung dibuka setelah pembahasan rampung pekan ini.

"Mudah-mudahan segera. Iya mungkin minggu ini," pungkasnya.

Banyak Diprotes Warga

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membuka kembali blokade trotoar di depan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. Hal ini dilakukan setelah ramai desakan masyarakat untuk membongkar penutup jalur pedesterian itu.

Baca Juga: Setelah Ramai Desakan Masyarakat, Pemprov DKI Bakal Buka Lagi Blokade Trotoar Depan Kedubes AS

Rendana pembukaan blokade trotoar ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI, Wiwik Wahyuni. Ia menyebut pihaknya sudah membahas masalah ini bersama dengan pihak Kedubes AS dan Polda Metro Jaya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI