Temukan Kejanggalan, Kamaruddin Simanjuntak Minta Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Kematian Bripka Arfan Saragih

Rabu, 31 Mei 2023 | 18:23 WIB
Temukan Kejanggalan, Kamaruddin Simanjuntak Minta Bareskrim Polri Ambil Alih Kasus Kematian Bripka Arfan Saragih
Kuasa hukum keluarga Bripka Arfan, Kamaruddin Simanjuntak di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/5/2023). [Suara.com/Yasir]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Akibat masuknya sianida ke saluran makan hingga ke lambung dan saluran nafas. Disertai pendarahan pada rongga kepala akibat trauma tumpul itu yang terungkap dalam hasil visum," kata Panca dalam konferensi pers bersama Kompolnas, Selasa (4/4) malam.

Panca lantas menjelaskan maksud trauma tumpul pada rongga kepala Bripka Arfan bukan karena pukulan benda tumpul.

"Keluarga juga mempertanyakan maksudnya trauma tumpul itu apa tadi sudah dijelaskan oleh ahli dan kedokteran forensik, masyarakat jangan langsung menyimpulkan trauma tumpul itu akibat benturan dipukul, jangan," ucapnya.

"Tadi sudah disampaikan secara transparan bahwa, dari hasil pemeriksaan kedokteran tidak ditemukan fraktur (patah tulang) pada tengkorak. Yang kedua, tidak ada ditemukan luka pada kulit luar korban. Jadi ini menggambarkan bahwa yang terjadi adalah benturan," sambungnya.

Panca juga mengklaim tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan yang disengaja terkait penyebab kematian Bripka Arfan.

"Dan masuknya sianida ke tubuh, tidak ditemukan adanya tanda-tanda paksaan. Itu berdasarkan keterangan dari teman-teman ahli saya sampaikan," jelasnya.

Beli Sianida

Berdasar hasil penyidikan, Panca mengungkap Bripka Arfan membeli racun sianida secara online pada 22 Januari 2023. Tepatnya, satu hari sebelum yang bersangkutan bertemu Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman.

"Sianida itu dibeli dengan mekanisme belanja online dipesan oleh korban tanggal 22 Januari 2023, sehari sebelum almarhum bertemu dengan Kapolres (tanggal 23)," beber Panca.

Baca Juga: Karo United Ganti Nama Jadi Sada Sumut FC, Begini Respons Warganet

Di sisi lain, Panca mengklaim pihaknya juga telah memeriksa pekerja e-commerce di Jakarta dan Bogor serta toko penjual sianida.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI