Korban Dilarikan ke RS, Muntah Darah
Akibat adanya kecelakaan tersebut, santri sempat dilarikan ke Puskesmas Cihaurbeuti untuk menjalankan perawatan. Kemudian, santri pun diperbolehkan pulang ke pondok pesantren.
Namun tidak lama setelah korban pulang ke pondok pesantren, santri tersebut mengalami muntah darah sehingga ia harus menjalani perawatan di rumah sakit Kota Tasikmalaya.
HDCI Buka Suara
Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung Glenarto turut buka suara terkait dengan video viral yang menyebut bahwa rombongan ,oge telah menyerempet seorang santri di Ciamis. Ia menyebutkan adanya kegiatan Golden Memorial Wingday ini diselenggarakan di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat yang melibatkan banyak komunitas moge.
Ia mendorong agar pihak terkait bisa mengusut tuntas kecelakaan lalu lintas oleh para moge yang tidak bertanggung jawab.
“Saya, HDCI Bandung mengutuk keras tindakan teman-teman pengendara moge yang tidak bertanggung jawab. Atas kejadian tersebut saya minta pihak terkait mengusut tuntas kejadian ini,” ungkap Glen sapaan akrabnya.
Ahmad Sahroni selaku Ketua Umum Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) menjelaskan bahwa santri yang terserempet kondisinya sudah membaik. Sahroni mengaku pihaknya akan bertanggung jawab secara moral meski yang menyerempet bukanlah anggota dari motor gede.
Sahroni mengingatkan kepada Kapolda Jawa Barat agar tidak berkomentar terkait apapun jika mendapatkan informasi yang bersumber dari media sosial. Tak hanya itu, Sahroni juga menantang Kapolda Jawa Barat untuk segera memproses pelakunya.
Baca Juga: Pengendara Moge Kabur Usai Tabrak Santri, Netizen: Motor Doang Gede Nyali Tanggung Jawab Kecil
Kontributor : Syifa Khoerunnisa