6 Perbedaan Rukun dan Wajib Haji yang Perlu Dipahami, Jangan Keliru!

Senin, 22 Mei 2023 | 11:16 WIB
6 Perbedaan Rukun dan Wajib Haji yang Perlu Dipahami, Jangan Keliru!
Ilustrasi Haji -6 Perbedaan Rukun dan Wajib Haji yang Perlu Dipahami, Jangan Keliru! (Pixabay)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Bagi umat Islam yang memenuhi syarat, haji adalah salah satu ibadah yang hukumnya wajib dilakukan. Untuk memenuhi rukun dan wajib haji, banyak persyaratan harus dipenuhi, termasuk persyaratan fisik dan finansial. Apa saja perbedaan rukun dan wajib haji?

Secara umum, haji adalah ibadah yang dilakukan di kota Mekkah dengan melakukan berbagai tindakan yang diatur oleh syariat Islam. Apa yang membedakan rukun dan wajib haji?

Haji hanya dapat dilakukan dari awal bulan Syawal hingga Hari Raya Idul Adha pada bulan Zulhijah. Dalam kitabnya, Nihayah al-Zain, al-Haromain, Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani menyatakan waktu pelaksanaan ibadah haji sebagai berikut:

“Dan waktu dalam pelaksanaan haji adalah mulai dari awal bulan Syawal sampai fajar hari raya Idul adha (Yaumu al-nahr), sehingga hanya bisa dilakukan satu kali dalam setahun".

Supaya tidak keliru, berikut ini penjelasan mengenai beda rukun dan wajib haji yang perlu dipahami.

Rukun Haji

Rukun haji adalah segala amalan atau kegiatan yang harus dikerjakan selama melakukan ibadah haji, dan jika ada salah satu amalan tidak kita kerjakan maka ibadah haji tersebut tidak sah.

Ulama fikih sepakat bahwa ada enam rukun haji yang harus dipenuhi, yaitu:

1. Ihram, yaitu melakukan niat untuk melaksanakan ibadah haji.

Baca Juga: Bacaan Doa Qunut Subuh Latin Lengkap dengan Artinya

2. Wukuf di Arafah, di mana waktu pelaksanaan wukuf ini dimulai dari tergelincirnya matahari di tanggal 9 DZulhijjah (hari Arafah) sampai terbitnya fajar pada tanggal 10 DZulhijjah (Idul Adha).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI