Suara.com - Dani Hamdani selaku Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran resmi dinonaktifkan dari jabatan tersebut oleh Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat itu mencopot jabatan Dani lantaran menyinggung kinerja Husein Rafsanjani selaku Aparatur Sipil Negara (ASN) guru di kabupaten tersebut.
Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menjadi sorotan setelah menyebut guru muda asal Bandung, Husein Ali Rafsanjani (27)tidak layak jadi ASN karena faktor kejiwaan. Padahal Husein telah dinyatakan lolos CPNS 2019.
Husein juga telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai PNS karena diduga mengalami intimiadsi pasca mengajukan laporan dugaan pungutan liar (pungli) saat pelatihan Dasar CPNS pada Oktober 2021. Husein diminta uang transport dan pungutan lain yang tidak jelas gunanya, sehingga ia merasa janggal.
Berkaitan dengan itu, berikut ini rincian harta kekayaan Kepala BKPSDM Pangandaran Dani Hamdani melansir dari situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilaporkan pada 25 Januari 2023 periodik 2022.
1. Tanah dan Bangunan
Dani Hamdani memiliki tanah dan bangunan dengan total nilai Rp 4.774.400.000 atau Rp 4,7 miliar. Tanah dan bangunan tersebut tersebar di kota Pangandaran dan Ciamis.
Sumber harta kekayaan berupa tanah itu yakni dari hasil sendiri dan warisan. Luas harta kekayaan Dani Hamdani berupa tanah dan bangunan itu mulai dari 299 m2 hingga 6620 m2.
2. Alat Transportasi dan Mesin
Selain itu, Dani Hamdani juga memiliki harta kekayaan berupa motor dan mobil dengan total nilai Rp 218.000.000 atau Rp218 juta. Adapun rincian harta kekayaan Dani Hamdani berupa motor itu yakni sebagai berikut:
Baca Juga: Duduk Perkara Guru ASN Pangandaran Diancam Usai Lapor Pungli, Berujung Kepala BKPSDM Dicopot
- Motor Honda Beat tahun 2018 dari hasil sendiri Rp 8.000.000
- Motor Yamaha lexy tahun 2018 dari hasil sendiri Rp 13.500.000
- Motor Honda Vario tahun 2021 dari hasil sendiri Rp 19.500.000
- Motor Yamaha N-Max tahun 2021 dari hasil sendiri Rp 27.000.000
- Mobil Honda CR-V tahun 2012 dari hasil sendiri Rp 150.000.000
3. Harta Bergerak Lainnya