Mengenal Syawalan, Makna dan Filofosi Tradisi Usai Idul Fitri

Rifan Aditya Suara.Com
Senin, 24 April 2023 | 10:55 WIB
Mengenal Syawalan, Makna dan Filofosi Tradisi Usai Idul Fitri
Ilustrasi keluarga muslim, pengertian syawalan (rawpixel.com/Freepik)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

1. Ajang saling memaafkan

Syawalan memang tidak bisa dipisahkan dengan momen saling memaafkan. Meski sebenarnya memaafkan orang lain tidak perlu menunggu hingga bulan syawal, syawalan yang kerap diisi dengan berjabat tangan usai hari yang fitri memang kerap dianggap lebih mendalam.

2. Sarana silaturahmi

Tidak jarang kita hanya bertemu dengan keluarga besar di momen syawalan. Oleh karena itu, mendatangi undangan untuk menghadiri tradisi ini merupakan salah satu sarana untuk silaturahmi.

3. Berbagi rezeki

Tidak hanya bersilaturahmi dan berkumpul dengan kerabat, perayaan Syawalan juga membuat tetangga atau saudara yang kurang mampu biasanya mendapat rezeki berlebih.

Contohnya, beberapa daerah di Jawa Timur biasanya akan mengadakan acara Kupatan di Masjid yang dapat didatangi seluruh warga yang ada di sekitar. Perayaan Kupatan ini biasanya diadakan pada hari ke tujuh bulan Syawal.

4. Bertukar informasi dan koordinasi

Jarak yang jauh dan intensitas komunikasi yang tidak menentu terkadang membuat kita kehilangan informasi bahkan dari keluarga sendiri. Maka, saat syawalan inilah Anda biasanya akan mengetahuinya.

Baca Juga: Deretan Event Lebaran 2023 Di Jateng, Pemudik Wajib Datang

Dengan begitu, kita mungkin bisa membantu jika memang ada anggota keluarga yang sedang berada di kondisi yang membutuhkan bantuan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI