Lebaran merupakan kesempatan yang baik untuk melaksanakan silaturahmi dan meningkatkan ikatan persaudaraan. Oleh karenanya, ada tradisi halal bihalal di beberapa daerah. Mereka akan berkunjung dari satu rumah ke rumah lainnya di hari raya lebaran untuk meminta maaf dan saling memaafkan. Kemudian, ada juga tradisi 'minta maaf' dan kembali ke fitri yang disimbolkan dengan makan ketupat.
5. Meningkatkan bacaan takbir
Bulan syawal menjadi kesempatan yang istimewa untuk membaca bacaan takbir. Dimulai dari tanggal 1 Syawal sampai 7 syawal, umat Islam memiliki kesempatan untuk melafalkan takbir pertanda suka cita menikmati hari raya Idul Fitri.
Memperbanyak bacaan takbir merupakan anjuran Nabi Muhammad SAW, beliau bersabda, "Perbanyaklah membaca takbiran pada malam hari raya (fitri dan adha) karena hal dapat melebur dosa-dosa." Bunyi bacaan takbir di hari raya tersebut adalah sebagai berikut:
Allahu akbar kabiiraa, walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa ashila, la ilaha illallahu wa la na'budu illa iyyahu mukhlishina lahud dina wa law karihal kafirun, la ilaha illallahu wahdah, shadaqa wa'dah, wa nashara 'abdah, wa a'azza jundahu wa hazamal ahzaba wahdah, la ilaha illallahu wallahu akbar. Allahu akbar walillahilhamd.
Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan(yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafiq, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan keesaan-Nya, Dia dzat yang menepati janji, dzat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentaraNya dan menyiksa musuh dengan keesaan-Nya. tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya untuk Allah."
Demikian itu beberapa keistimewaan bulan syawal. Semoga berkah untuk kita semua.
Kontributor : Mutaya Saroh