Dari ayat ini kita bisa menyimpulkan bahwa, Allah menyukai hambaNya yang suka bertaubat, karena dari bertaubat itu artinya menyadari bahwasannya kita adalah manusia biasa yg tidak luput dari dosa. Dan taubat sendiri selain memohon ampun kepada Allah juga upaya membentuk bonding dengan sang pencipta.
2. Obat dari segala penyakit
Imam Qatadah berkata, “Al Qur’an telah menunjukkan penyakit dan obat kalian. Adapun penyakit kalian adalah dosa, dan obat kalian adalah istighfar.”
Yang artinya adalah dosa dan penyakit hati adalah sumber penyakit, maka istighfar adalah obat. Selain mendapat pahala, memperbanyak istighfar pun bisa memberikan manfaat kesehatan terlebih pada otak manusia. dr Aisyah Dahlan menjelaskan dalam huruf Arab, Istighfar memiliki banyak huruf jahr atau huruf yang saat kita melafadzkan harus menahan nafas bersamanya. Ini sama seperti kalimat tahlil atau Lailahaillah.
3. Obat asa sedih yang berlarut-larut dan melapangkan kesempitan

“Barang siapa yang senantiasa beristighfar, maka Allah akan memberikan kegembiraan dari setiap kesedihannya, dan kelapangan bagi setiap kesempitannya dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangka.” (HR Ahmad, Abu Daud, dan Ibnu Majah).
Dari rasa sedih yang mendalam ketika kita mengucapkan istighfar dengan penuh keikhlasan, maka secara tidak langsung kita telah merelakan hidup kita diatur oleh Allah, dengan hati yang pasrah, percaya pada sang pencipta, maka tubuh lebih rileks. Allah pun akan memberikan rezeki dari arah yang tak terduga ketika hambaNya percaya dan ikhlas terhadap apapun yg menjadi ketetapan.
4. Tolak bala atau terhindar dari bencana dan azab
Dengan kita sering bertaubat, mengingat Allah dan melafalkan istigfar dalam setiap helaan nafas, maka Allah akan melindungi hambaNya dari segala marabahaya.
Allah Ta'ala berfirman dalam Al-Qur’an Surat Al-Anfal:

Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun. (Al Anfal:33)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah dalam Majmu' Al Fatawa berkata :
Baca Juga: Dompet Dhuafa Buka Kolaborasi Bangun 60 Kawasan Masyarakat Berdaya

"Allah SWT mengabarkan, bahwa Dia tidak akan mengazab orang yang beristighfar (memohon ampun dari dosa). Karena istighfar itu akan menghapus dosa yang dosa itu sendiri merupakan penyebab datangnya adzab, sehingga adzab itupun sirna dengan cepat."