Mahasiswa Indonesia di Sudan Dipastikan Selamat, Namun Bahan Makanan Semakin Menipis

Kamis, 20 April 2023 | 20:21 WIB
Mahasiswa Indonesia di Sudan Dipastikan Selamat, Namun Bahan Makanan Semakin Menipis
Bendera nasional Sudan dipasang pada senapan mesin tentara Paramilitary Rapid Support Forces (RSF). [Dok.Antara]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pelajar Indonesia yang berada di Sudan dipastikan dalam keadaan aman dan sehat. Hal tersebut ditegaskan tidak ada pelajar yang menjadi korban meninggal dalam konflik militer yang terjadi di negara Afrika tersebut.

Kepastian tersebut disampaikan berdasarkan keterangan tertulis yang dikirimkan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Sudan.

"Seluruh pelajar Indonesia di Sudan dalam keadaan selamat. Tidak benar adanya bahwa terdapat satu pelajar Indonesia di Sudan yang tewas terkena tembakan," kata Presiden PPI Sudan Arya Kurniantoro dalam keterangan yang diterima Suara.com, Kamis (20/4/2023).

Berdasarkan data yang dihimpun PPI, terdapat 838 pelajar Indonesia. Mereka saat ini berada di tempat pengungsian, di antaranya dievakuasi ke Aula Muktamarot, kawasan Rektorat International University of Africa (IUA). 

"PPI Sudan berusaha terus aktif menjalin komunikasi, mendistribusikan bantuan, dan melakukan upaya-upaya konkrit penunjang keselamatan seluruh pelajar Indonesia di Sudan bersama KBRI Khartoum, IMI IUA, dan beberapa aktivis mahasiswa yang tergabung dalam tim relawan," kata Arya.

Lantaran peperangan yang masih terus terjadi, pendistribusian bahan pangan sulit dilakukan, sehingga kebutuhan sahur dan berbuka, Pelajar Indonesia terpaksa mengonsumsi makanan seadanya.

Arya menyampaikan juga, stok logistik yang disimpan oleh PPI Sudan dan tim relawan semakin menipis, termasuk stok di beberapa supermarket

Namun, PPI Sudan bersama kelompok mahasiswa lainnya, dan KBRI Khartoum tetap mengupayakan distribusi pangan dan membuka donasi untuk pelajar di sana.

"Saat ini, PPI Sudan dan tim relawan berfokus pada pembelian barang, pengemasan paket, dan pendistribusian. Rencananya, pada 19 April 2023 akan didistribusikan sebanyak 22  paket untuk 22  titik tinggal pelajar Indonesia di Sudan," kata Arya.

Baca Juga: Fakta-fakta Kondisi WNI di Sudan: Pemerintah Indonesia Persiapkan Rencana Evakuasi

Kepada pelajar Indonesia di Sudan, telah disampaikan beberapa imbauan demi keselamatan masing-masing dan bersama.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI