Suara.com - Wajah sumringah Atminati terpancar saat menceritakan pengalamannya menjadi pekerja rumah tangga (PRT) infal atau pengganti yang disalurkan oleh PT Dani Mandiri. Perempuan berusia 40 tahun itu mengaku sudah berkali-kali ke Jakarta dari kampungnya di Cilacap, Jawa Tengah untuk menjalani pekerjaannya tersebut.
Harapan untuk mengantongi uang membuat Atminati tak keberatan merayakan hari raya Idulfitri bersama keluarga. Menurutnya, hal itu bukan masalah besar karena adanya kebutuhan ekonomi.
Bukan hanya Lebaran, hari raya besar lainnya juga menjadi ladang rezeki tambahan bagi keluarga Atminati. Misalnya saja, saat Natal dan Tahun Baru 2023 saat dia harus meninggalkan Cilacap pada Desember 2022 hingga awal Januari 2023.
“Saya enggak pernah mudik. Justru kalau mau Lebaran, datang ke Jakarta dari kampung untuk infal. Orang-orang mudik, saya mah justru datang,” kata ibu dengan tiga anak itu sambil tertawa kecil.
![Sejumlah Pembantu Rumah Tangga (PRT) pengganti alias infal tampak beraktivitas di salah satu penyedia jasa tenaga kerja di Jakarta, Sabtu (9/6/2018). [Suara.com/Oke Atmaja]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/06/09/94625-pembantu-rumah-tangga-atau-prt-infal.jpg)
Atminati sudah menjadi PRT di Jakarta sejak 1998. Namun, dia memutuskan untuk berhenti menjadi PRT permanen setelah menikah pada 2001 lalu.
Dia mengaku hanya mengambil pekerjaan infal agar bisa fokus mengurus suami dan anak-anaknya.
“Karena fee-nya lumayan dan kalau sudah punya keluarga kan pasti udah ada urusan keluarga, saya sibuk urus keluarga,” ujar dia kepada Suara.com saat ditemui di kantor PT Dani Mandiri, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Sabtu pagi, 15 April 2023.
Lebih lanjut, Atminati mengaku sudah mendapatkan restu dari keluarga untuk merayakan hari raya jarak jauh. Rencananya. dia akan menghubungi keluarganya melalui aplikasi WhatsApp saat Idulfitri nanti.
“Nggak apa-apa sih kan kebutuhan ekonomi juga. Keluarga saya nggak masalah,” ucap dia.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Baju Lebaran Kekinian untuk Wanita, Sudah Punya?
Perempuan dengan tahi lalat di pipi kirinya itu menceritakan bahwa dia tidak akan bertemu putra sulungnya yang berusia 19 tahun saat Idulfitri kali ini. Padahal, putranya bekerja di Cikarang, Kabupaten Bekasi yang tidak jauh dari lokasinya bekerja di Jakarta.