Truk tersebut kemudian menghantam minibus yang ada di hadapannya hingga terdorong ke kiri dan kemudian menghantam kendaraan yang lain.
Tidak hanya itu, truk trailer tersebut juga menghantam truk boks yang ada di depannya. Kuatnya dorongan truk tersebut menyebabkan kedua kendaraan berat tersebut menghantam kendaraan lain yang sedang berhenti di bahu jalan.
Bahkan tampak juga kepulan asap di lokasi kejadian karena kerasnya benturan yang terjadi.
Evakuasi Korban
Alat berat dikerahkan untuk melakukan evakuasi terhadap korban yang tergencet di bawah truk. Adapun alat jenis crane tersebut juga digunakan untuk mengevakuasi kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut tersebut.
Crane mengangkat truk boks besar tersebut agar tubuh korban bisa ditarik keluar dari jebakan sisa-sisa kecelakaan. Korban pun bisa dievakuasi dalam keadaan tewas.
Identitas Korban Kecelakaan
Dari kecelakaan tersebut, sebanyak 21 orang menjadi korban. Dimana, delapan orang diantaranya meninggal dunia, dan 13 orang lainnya mengalami luka-luka.
Adapun 6 korban meninggal di lokasi kecelakaan:
- Suparti, alamat: Sumur Pandan RT 1 Jekek, Baron, Nganjuk
- Sri Damayanti, alamat: Termas RT 1 RW 16 Jekek, Baron, Nganjuk
- Heri Kusmiran, alamat: Kalinongko RT 1 RW 4, Karanglangu, Kedungjati, Grobogan
- Iswanto, alamat: Jembayat, Margasari, Tegal
- Yaudi, alamat: Sumur Pandan RT 1 RW 8 Jekek, Baron, Nganjuk
- Binti Sucianti, alamat: Banar, RT 1 RW 3 Katerban, Baron, Nganjuk
Dua korban meninggal di IGD RS Pandan Arang