Menanti Taji Dewas KPK Pecat Firli Bahuri

Jum'at, 14 April 2023 | 21:56 WIB
Menanti Taji Dewas KPK Pecat Firli Bahuri
Ilustrasi Ketua KPK Firli Bahuri yang diduga membocorkan dokumen parkara ke pihak luar yang tersangkut kasus korupsi. (Suara.com/Ema Rohimah)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Aksi belum berhenti, hujan telur dan bangkai tikus masih berlangsung. Aparat kepolisian tetap mengambil posisi berlindung di balik tameng. Sekita gedung KPK penuh dengan pecahan telur dan bangkai tikus yang berserakan. 

Eks Petinggi KPK Turun Gunung

Sehari sebelum aksi itu, tepatnya pada Senin 10 April, desakan pecat Firli juga bergema di KPK. Desakan itu datang dari sejumlah mantan petinggi KPK. Mereka turun gunung, aksi di depan Gedung Merah Putih KPK. 

Ada Abraham Samad, Saut Situmorang, hingga Bambang Widjojanto. Mantan penasehat KPK Abdullah Hehamahua, dan Budi Santoso, juga turut hadir di bawah teriknya matahari pada siang itu. 

"Hari ini saya bersama teman-teman seperjuangan, mahasiswa dan lain-lain  ingin menegaskan kita akan mengajukan, melaporkan Saudara Firli Bahuri terhadap pelanggaran etika dan perilaku yang dilakukan," kata Abraham lantang berorasi. 

Mantan Wakil Ketua KPK Saut Sitomorang dimarahi Dewas KPK saat laporkan Firli Bahuri atas dugaan pelanggaran etik. (Suara.com/Yaumal)
Mantan Wakil Ketua KPK Saut Sitomorang dimarahi Dewas KPK saat laporkan Firli Bahuri atas dugaan pelanggaran etik. (Suara.com/Yaumal)

Dalam orasinya Abraham, mengultimatum Dewas KPK untuk tegas menindak Firli Bahuri dengan memecatnya. 

"Kita minta Dewas KPK untuk obyektif tidak seperti di masa lalu, ketika memeriksa saudara Firli ada kecenderungan tidak memberikan sanksi yang tegas. Sehingga kelakuan atau perbuatan Firli terulang terus-menerus. Karena tidak ada tindakan yang keras dan tegas atau sanksi yang diberikan Dewas KPK," teriaknya lantang.  

Saat unjuk rasa mereka juga datang membawa sejumlah atribut, di antaranya poster bertuliskan sejumlah tuntutan, 'Masa Depan Pemberantasan Korupsi, Lebih Penting Daripada Masa Depan Firli Bahuri’. 

Aksi demi menggulingkan Firli Bahuri dari jabatannya, tak hanya dari mantan petinggi KPK. Turut hadir mantan punggawa KPK, Novel Baswedan, Aulia Postiera, M. Praswad Nugraha, Lakso Anindito, hingga Ronald Paul Sinyal. Mereka adalah pegawai KPK yang dipecat Firli lewat operasi tes wawasan kebangsaan atau TWK. 

Baca Juga: Bikin Gaduh, Komisi III DPR Akan Panggil KPK

Hadir pula sejumlah kelompok aktivis, Indonesia Memanggil (IM57+) Institute, Indonesia Corruption Watch (ICW), Transparency International Indonesia (TII), LBH Jakarta, Amnesty Internasional Indonesia dan YLBHI. Mereka tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil, dengan tujuan menuntut Dewas KPK memecat Firli Bahuri. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI