Cara ini tentu saja menjadikan admin bisa memilih dan memilih menfess mana yang unggahannya layak untuk dipublikasikan dan memiliki potensi menimbulkan kegaduhan hingga tidak layak untuk diposting di akun tersebut.
Meski demikian, setiap akun menfess memiliki aturan dan juga ketentuan yang berbeda-beda. Akun manual base memiliki kelemahan cara kerja dari segi pengolahan waktu dan juga tenaga.
Tak hanya itu, sender juga harus menunggu admin untuk membuka sesi menfess yang berarti tak selalu standby setiap harinya. Admin juga harus sedikit lebih sabar untuk melakukan penyortiran seluruh menfess yang masuk dan kemudian mempostingnya.
Bot Menfess
Terbaru, hadir pihak penyedia bot untuk melakukan otomatisasi pengiriman menfess. Manfaat dari bot tersebut yaitu melakukan cuitan otomatis sehingga bisa memposting unggahan dari DM yang masuk. Disinilah akan muncul akun auto-base atau auto-menfess.
Mulanya, sistem bot sendiri digunakan oleh akun-akun auto-base yakni If This Then That atau IFTTT. Untuk pengoperasiannya sistem ini cukup mudah dan bisa diakses dengan gratis.
Ada juga yang sempat ramai menjadi perbincangan yakni biol.be yang memiliki kinerja atau cara kerja yang sama tetapi berbayar.
Kesimpulannya, bot menfess adalah akun yang seluruh cuitan di dalamnya dikirimkan oleh sender melalui fitur DM dengan penggunaan keyword, dimana nantinya akan terposting dengan otomatis.
Sebagai informasi, akun Twitter @Askrlfess sendiri adalah bot menfess yang sudah verified atau sudah bercentang biru dengan followers atau pengikut mencapai 802,5 ribu.
Baca Juga: Pesan Anonim, 6 Fakta Menarik Menfess yang Jadi Lahan Curhatan Warganet
Kontributor : Syifa Khoerunnisa