Suara.com - PT Pertamina (Persero) mengalami kebakaran besar sebanyak tiga kali hanya dalam kurun waktu kurang dari satu bulan. Kebakaran tersebut bahkan berakibat tewasnya puluhan orang.
Belum lama dihadapkan dengan insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Jakarta Utara, Pertamina kini harus menghadapi kejadian serupa yang terjadi di Dumai, Provinsi Riau pada Sabtu (1/4/2023).
Berkenaan dengan itu, berikut sederet peristiwa kebakaran yang melanda Pertamina dalam sebulan.
Depo Pertamina Plumpang
Kebakaran Pertamina yang pertama pada tahun ini terjadi di Depo Plumpang Jalan Tanah Merah Bawah, Kelurahan Rawa Badan Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara. Kebakaran itu berlangsung pada 3 Maret 2023.
Akibat peristiwa ini, sebanyak 33 orang tewas dan korban lainnya mengalami luka-luka. Kerugian materiil lainnya berupa rumah terbakar sehingga ribuan orang harus mengungsi.
Kebakaran itu disebabkan oleh petir yang menyambar menuju pipa yang bocor. Pasalnya, saat terjadi kebakaran, hujan petir pun turut berlangsung.
Kebakaran Kapal MT Kristin Pengangkut BBM Pertamina
Kebakaran yang melanda Pertamina usai Depo Plumpang, yakni terbakarnya kapal MT Kristin yang mengangkut BBM Pertamina pada Senin (26/3/23). Kapal yang digunakan Pertamina International Shipping itu terbakar di perairan Ampenan, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Baca Juga: Sejarah Kilang Minyak Pertamina Dumai: Diresmikan Soeharto, Beroperasi Sejak 1971
Kapal yang memuat 5.900 kiloliter Pertalite itu terbakar tepat satu mil laut dari Terminal BBM Ampenan Mataram sekitar pukul 14.50 Wita. Pertamina mengatakan kapal tersebut membawa 17 awak dan hanya 14 orang yang selamat, tiga lainnya tewas bahkan sempat dinyatakan menghilang.