Jejak Karier Irjen Fadil Imran, Ini Kasus yang Ditangani saat Jabat Kapolda Metro Jaya

Rabu, 29 Maret 2023 | 15:19 WIB
Jejak Karier Irjen Fadil Imran, Ini Kasus yang Ditangani saat Jabat Kapolda Metro Jaya
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, membantah jika tingkat premanisme meningkat di wilayah hukumnya. (Suara.com/Ria Rizki)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi besar-besaran di tubuh Polri. Salah satu pejabat kepolisan yang dirotasi adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Kini ia dipromosikan menjadi Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, menggantikan Komjen Arief Sulistyanto yang telah memasuki masa pensiun. Sementara posisi Kapolda Metro Jaya akan diisi oleh Irjen Karyoto.

Lalu seperti apa sepak terjang Irjen Fadil Imran selama di kepolisian? Berikut ulasannya.

Fadil Imran merupakan perwira polisi lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991. Sebelum menjadi orang nomor satu di Polda Metro Jaya, ia menduduki sejumlah posisi penting di Korps Bhayangkara.

Di Jakarta, pria kelahiran Makassar, 14 Agustus 1968 itu pernah beberapa kali diamanatkan menjadi Kapolsek, di antaranya Kapolsek Cengkareng hingga Kapolsek Tanah Abang.

Ia juga pernah ditugaskan di luar Jakarta, di antaranya di Polda Kepulauan Riau untuk menduduki jabatan sebagai Dirreskrimum.

Setelah bertugas di Kepri, ia kembali Ke Jakarta dengan menjabat sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat. Kemudian, Fadil dimutasi ke Mabes Polri dengan menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

Ia kemudian dipercaya untuk menduduki jabatan sebagai Dirreskrimum Polda Metro Jaya dan tak lama setelah itu ia dirotasi menjadi Wadirtipideksus Bareskrim Polri.

Selama di Mabes Polri, Fadil tercatat pernah menduduki sejumlah posisi penting, yakni Dirtipidsiber Bareskrim Polri dan Dirtipidter Bareskrim Polri.

Baca Juga: Rotasi di Tubuh Polri, 473 Personel Dimutasi, Siapa Saja?

Dari Bareskrim Polri, ia kembali dirotasi dan ditunjuk menjadi Sahlisosbud Kapolri dan akhirnya menjadi Kapolda Jawa Timur. Setelah itu, ia kembali lagi ke Jakarta dengan menjadi Kapolda Metro Jaya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI