Drama Impor Kereta dari Negeri Sakura

M Nurhadi Suara.Com
Selasa, 07 Maret 2023 | 14:57 WIB
Drama Impor Kereta dari Negeri Sakura
Ilustrasi KRL Bekas yang tak terpakai. [Suara.com/Ema Rohimah]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terkait hal ini, Manager External Relations & Corporate Image Care KAI Commuter, Leza Arlan juga menyinggung bahwa usulan dana impor kereta bekas dari Jepang masih perlu dikaji ulang.

Menurut dia, perbandingan harga kereta baru dan bekas capai 1:20. Sehingga, jika kereta baru dihargai Rp4 triliun, maka harga kereta bekas hanya Rp200 miliar. 

Untuk diketahui, KCI sudah menyampaikan rencana akan mengimpor 120 unit KRL type E217 untuk tahun 2023 dan 228 unit KRL tipe yang sama pada 2024.

KRL type E217 adalah KRL yang sempat dioperasikan East Japan Railway Company (JR East) dan kini berstatus pensiun.

KRL yang diproduksi pada awal tahun 1996 hingga akhir 1999 itu diproduksi oleh kerja sama Tokyu Car Corporation (J-TREC Yokohama), Kawasaki Heavy Industries, JR East Niitsu Vehicle Manufacturing (J-TREC Niitsu), dan JR East Ofuna Plant.

KCI Siap Upgrade Kereta Impor

Vice President Corporate Secretary KCI Anne Purba sebelumnya menjelaskan, ada 10 rangkaian KRL Jabodetabek yang akan dipensiunkan. Sementara, sebanyak 19 rangkaian KRL juga menyusul pensiun pada tahun 2024.

Kesepakatan awal Memorandum of Understanding (MoU) terkait pendatangan KRL bekas itu sudah dilakukan pada tahun lalu.

Hal ini tidak lepas dari tingginya tuntutan operasional KRL. Anne mengatakan, saat ini pihaknya melayani lebih dari 800 ribu pengguna per hari.

Baca Juga: Khawatir Tarif Pelanggan Bisa Naik, Pengamat Sebut KRL Bekas Jepang Lebih Baik Ketimbang Beli Baru di PT INKA

Kata dia, penambahan kereta tersebut mengingat saat ini, dan diperkirakan akan terjadi penambahan seiring berjalannya waktu.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI