Gara-gara Gaya Hidup Hedon Mario Dandy, Jokowi Perintahkan Menteri Disiplinkan Anak Buah yang Pamer Kekayaan

Kamis, 02 Maret 2023 | 15:22 WIB
Gara-gara Gaya Hidup Hedon Mario Dandy, Jokowi Perintahkan Menteri Disiplinkan Anak Buah yang Pamer Kekayaan
Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat menyampaikan hasil audit 22 stadion sepak bola di kawasan IKN Nusantara, Kalimantan Timur, Jumat (24/2/2023). (YouTube Sekretariat Presiden)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi turut menaruh perhatian atas gaya hidup hedon yang diperlihatkan Mario Dandy, putra eks pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo. Gara-gara masalah itu, Jokowi langsung perintahkan menteri dan kepala lembaga untuk mendisiplinkan anak buahnya.

Hal tersebut ia sampaikan usai melihat dampak buruk pasca mencuatnya kasus Rafael maupun Dandy. Meskipun hanya pegawai eselon III, kekayaan Rafael mencapai Rp 56 miliar.

"Saya minta pada seluruh menteri dan kepala lembaga untuk mendisiplinkan aparat di bawahnya, memberitahu apa-apa yang tidak boleh dilakukan dan apa yang boleh dilakukan," kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna terkait Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Sebelum melakukan penindakan, Jokowi meminta Polri dan Kejaksaan Agung serta aparat hukum lainnya untuk membenahi diri terutama di lingkup internalnya. Setelah itu, ia meminta agar lembaga-lembaga itu mulai membersihkan kementerian maupun lembaga.

Baca Juga: Pihak Taman Nasional Sebut Mulai Agustus 2022 Tidak Rekomendasi Mobil Pribadi Masuk Kawasan, Kapan Rubicon Mario Dandy Satriyo Ada di Sana?

Jokowi begitu kecewa karena melihat perilaku pejabat yang kerap memperlihatkan kekayaannya di media sosial.

Kepala Negara lantas menekankan kepada jajarannya agar mengingatkan bawahannya untuk tidak lagi memamerkan kekayaannya apalagi ditampilkan di media sosial.

"Apalagi sampai dipajang-pajang di IG, di media sosial itu sebuah kalo aparat birokrasi yang sangat tidak pantas."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI