Alasan di Balik Sifat Arogan Mario Dandy: Haus Pengakuan, Salah Pola Asuh?

Sabtu, 25 Februari 2023 | 21:24 WIB
Alasan di Balik Sifat Arogan Mario Dandy: Haus Pengakuan, Salah Pola Asuh?
Mario Dandy Satrio pelaku penganiayaan anak GP Ansor, David (Instagram/@__broden)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Rita memusatkan pentingnya penanaman nilai orang tua untuk mencegah seorang anak berbuat arogan.

"Pertama tentu sangat menyesalkan masalah yang dimiliki referensi dengan menggunakan kekerasan, entah ini value, budaya di dalam keluarga," ujarnya.

Sosiolog: Akibat perilaku hedonisme

Sosiolog Universitas Nasional (Unas), Sigit Rochadi juga menilai hedonisme menjadi penyebab mengapa Mario berperilaku tak terpuji. Ia menilai Mario haus pengakuan atas status sosialnya dan haus akan penghormatan.

"Dalam sosiologi dikenal sebagai hedonisme, orang yang bersenang-senang, orang yang merasa dirinya menjadi pemilik barang-barang mewah dan dia merayakan kesenangannya dengan barang-barang mewah," kata Sigit dihubungi Suara.com pada Sabtu (25/1/2023).

Berbeda dengan Rita, Sigit mempertimbangkan bahwa ada pengaruh kekayaan dengan sikap hedonisme yang mengarah ke perilaku kekerasan.

"Jadi kalau orang-orang bercucuran keringat, orang-orang bercucuran air mata, meskipun dia kaya, dia tidak berperilaku hedonis. Jadi hedonis itu ditunjukkan oleh generasi kedua, atau generasi ketiga, misalnya anak orang kaya raya, cucunya orang kaya raya, ini biasanya seperti itu," jelas Sigit.

Kontributor : Armand Ilham

Baca Juga: Efek Domino Kasus Mario Dandy, Bisa Bikin Defisit APBN Makin Dalam

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI