Pusat Ledakan Dahsyat di Blitar Ditemukan di Dapur Sudarman, Kedalaman Sekitar 58 Cm

Selasa, 21 Februari 2023 | 19:32 WIB
Pusat Ledakan Dahsyat di Blitar Ditemukan di Dapur Sudarman, Kedalaman Sekitar 58 Cm
Tim loboratorium dan Forensik (LABFOR) Polda Jatim melakukan penyelidikan penyebab ledakan di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok, Blitar, Jawa Timur, Senin (20/2/2023). [ANTARA FOTO/Irfan Anshori/].
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur menemukan pusat terjadinya ledakan dahsyat di sebuah rumah warga yang berlokasi di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia pada Minggu (19/2/2023). Pusat ledakan itu ditemukan di bagian dapur.

"Di TKP kami temukan kreter atau pusat ledakan yang diameternya sekitar dua meter, tepatnya 2,1 meter, dengan kedalaman sekitar 58 cm atau setengah meter lebih. Artinya itu yang memberikan ledakan yang cukup besar," ujar Kepala Bidang Labfor Polda Jatim Komisaris Besar Polisi Sodiq Pratomo kepada wartawan di Surabaya, Selasa (21/2/2023).

Pihak kepolisian menemukan pusat ledakan berada di dapur rumah Sudarman yang dikenal memiliki usaha produksi petasan.

Dalam insiden tersebut, Sudarman juga menjadi salah satu korban tewas bersama tiga anggota keluarganya, yakni Arifin dan Widodo (anak), serta Wawa (ipar Arifin)

Baca Juga: Ngerinya Pemicu Ledakan Dahsyat di Blitar: Korban Rakit Petasan Sambil Merokok

Sodiq mengatakan pusat ledakan di rumah Sudarman termasuk besar. Ia menduga pusat ledakan ini juga ada faktor banyaknya bahan baku pembuat petasan yang meledak.

"Mungkin dari jumlah, barang kali," imbuhnya.

Dugaan terkait banyaknya bahan peledak itu diperkuat dengan alat yang digunakan untuk proses pembuatan, yaitu panci dan wajan yang dapat memuat belasan kilogram bubuk kimia pembuat petasan.

"Kami belum bisa memprediksikan, tapi kalau dari BB (barang bukti) yang kami temukan, ada tiga panci yang ukuran sekitar lima kilogram, kemudian ada wajan segitu juga (ukurannya), kira-kira isiannya antara 15 sampai 20 kilogram bahan peledaknya," ungkap Sodiq.

Hingga kini, pihaknya masih menyusun analisis terkait temuan tim Labfor Polda Jatim. Analisis dibuat berdasarkan temuan lapangan yang sudah melalui pemeriksaan laboratorium dan selanjutnya akan dilaporkan kepada Kapolda Jatim Irjen Polisi Toni Harmanto.

Baca Juga: Jenazah 3 Korban Ledakan Dahsyat di Blitar Dimakamkan Satu Liang Kubur

Sebelumnya, ledakan besar terjadi pada sebuah rumah di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar pada Minggu (21/2) malam. Ledakan ini mengakibatkan empat orang yang diketahui masih satu keluarga meninggal dunia dan merusak sedikitnya 25 rumah.

Jenazah satu orang korban ditemukan dalam kondisi utuh, sedangkan tiga korban lainnya potongan tubuhnya terpental hingga sejauh 100 meter dari sumber ledakan.

Korban pertama yang ditemukan tewas adalah Sudarman, pemilik rumah tempat menyimpan bubuk kimia pembuatan petasan. Selain itu, terdapat tiga orang lain yang berada di rumah tersebut, yakni Widodo dan Arifin (keduanya anak Sudarman), dan Wawa (kerabat ipar Arifin).

Selain empat korban jiwa, ledakan itu juga mengakibatkan sejumlah warga sekitar terluka, antara lain Tri Wahyudi (27), Dwi Erna Wati (21), Bara Kartanegara (4 bulan), Jumali (35), dan Mesirah (60). [ANTARA]

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI