4. Terapi Wicara
Penderita autis kerap mengalami kesulitan dalam berbicara. Dampaknya, mereka akan merasa kesulitan mengutarakan keinginannya dan memahami orang lain.
Dengan adanya terapi wicara, penanganan anak autis pun menjadi lebih mudah. Caranya yakni dengan mengajaknya bernyanyi atau berlatih otot bibir dan wajah dengan cermin.
5. Terapi Biomedis
Terapi lain yang dapat diterapkan kepada anak autisme adalah terapi biomedis. Pasalnya, terdapat gangguan metabolisme dalam tubuh penderita autis sehingga mempengaruhi susunan saraf pusat.
Terapi ini menggunakan pendekatan Defeat Autism Now. Bentuknya yakni seperti diet khusus, suplemen, dan perawatan alternatif.
6. Terapi Sensori
Terapi sensori adalah untuk anak autisme yang mengalami gangguan sensori. Terkadang ada yang terlalu sensitif terhadap cahaya maupun sentuhan dan suara.
Penanganannya dapat dilakukan di rumah dengan menggunakan spons, penutup telinga, atau mencium aroma terapi. Lakukan terapi ini secara rutin dan berikan hadiah atas keberhasilannya.
7. Terapi Bermain